Kesalahan dalam mengelola panti asuhan menyebabkan hasil kegiatan pendidikan dan keterampilan anak asuh di panti asuhan PGAI kurang baik. Batasan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan kegiatan bidang pendidikan dan pelatihan keterampilan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dan diolah dengan teknik memeriksa data, kemudian data tersebut diklasifikasikan dan analisis untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, (1) program yang dibuat merupakan program jangka pendek seperti memerikan pendidkan hafalan al-Quran setiap hari selesai shalat maghrib, pelatihan teknisi komputer dan sebagainya, untuk penganggaran dana kegiatan ini pengurus anggarkan dari dana yang ada seperti kas, donatur dari masyarakat dan pemerintah. (2) dalam memberikan tugas manajer membagi sesuai kempuan bawahannya, untuk penentuan program pengurus tetapkan ketika musyawarah besar, tugas-tugas yang dibagikan kemudian dikelompokkan untuk memudahkan bawahan untuk melakukan kegiatan tersebut. (3) dalam memberikan pengembagan kepada bawahan manajer memberikan pelatihan berupa memberikan materi pelatihan secara berdiskusi yang sebelumnya didapat oleh manajer ketika mengikuti pelatihan dari pemerintah, menejer juga memberikan honor dan insentif yang berfariatif kepada bawahan untuk memupuk semangat kerja bawahan tersebut. (4) pengawasan secara langsung dilakukan manajer dari setiap kegiatan yang dikerjakan dan pengawasan secara tidak langsung dengan cara menanyai laporan dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan kepada bawahan, setelah itu dilakunan penilaian dari hasil kerja yang telah terlaksanan.