Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE STUDENT’S ENHANCEMENT OF MULTIPLE REPRESENTATION ABILITY USING MERRILL’S FIRST PRINCIPLES OF INSTRUCTION Hestu Wilujeng; Retno Andriyani
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2022): Prima : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v6i1.5167

Abstract

A learning process in schools realizes the purpose of this education. Mathematical multi representation ability is one of the general goals of teaching mathematics in schools. This research is quasi-experimental. The amount of increase before and after learning is calculated by the normalized gain formula. There is a difference in the increase in mathematical multi-representation abilities of students who receive MFPI learning than conventional learning based on high KAM and medium early mathematical ability. By contrast, at low early mathematical ability, there is no difference in increasing multi representation abilities. Most students use mathematical representations. The percentage of students using more than two representations is 40%. MFPI learning affects students with high and medium KAM but does not affect students with low early mathematical ability. Because at the MFPI learning stage, low early mathematical ability students lack initial knowledge that can be used to form new knowledge.
Penguatan Peran Orang Tua dalam Pengawasan Penggunaan Gadget di TK Dharmawanita 03 Pomahan: A Study on Dharmawanita 03 Pomahan Kindergarten Sabila Tria Umaroh; Atika Mulia Maghfiroh; Elfa Naharotul Hikmah; Hestu Wilujeng
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v3i2.230

Abstract

Gadgets provide extensive access to a variety of information and entertainment, but uncontrolled use can have a negative impact on children's development. Therefore, parents have an important role in accompanying early childhood when using gadgets. The Community Service Lecture through the Parenting Seminar was held at Kindergarten DHARMAWANITA 03 Pomahan. The holding of this seminar aims to make parents wise in regulating the use of gadgets in children. Therefore, participants of KPM 29 Multidisciplinary IAIN Ponorogo provide an alternative solution in the form of parenting seminars to parents to reduce excessive dependence on gadgets in children. The method in this service uses the Asset-Based Community-Driven Development (ABCD) approach. The ABCD method emphasizes the identification and utilization of community-owned assets to develop sustainable solutions for guardians. The result of this seminar is that parents now have a more comprehensive understanding of the supervision of gadget use for children and how children can be considered healthy, not only in physical aspects, but also mentally and socially.
Strategi Penanaman Nilai Agama dan Budi Pekerti Anak Usia Dini di TK Dharma Wanita 03 Pomahan Kuni Dzawil Hija; Ernik Ernawati; Yasinta Nur Avivah; Hestu Wilujeng
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v3i2.237

Abstract

Pendidikan agama dan budi pekerti merupakan unsur penting dalam Kurikulum Merdeka PAUD untuk membentuk kepribadian anak sejak dini. Penelitian ini menganalisis strategi guru dalam menanamkan nilai agama dan budi pekerti pada anak usia dini di TK 3 Pomahan. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan ABCD dengan metode pemetaan aset individu untuk mengidentifikasi keterampilan dan potensi guru, orang tua, serta peserta didik. Strategi yang diterapkan meliputi keteladanan guru, pelaksanaan kegiatan, dan pengondisian lingkungan. Guru di TK 3 Pomahan membiasakan peserta didik dengan salam, makan/minum sambil duduk, dan menggunakan kata-kata sopan. Pembiasaan berdoa, menjaga kebersihan, serta tampilan visual di kelas juga menjadi bagian dari strategi ini. Hasilnya menunjukkan bahwa pembiasaan yang konsisten dan dukungan dari orang tua efektif dalam membentuk karakter dan budi pekerti anak usia dini. Strategi ini menjadi model penting dalam pendidikan nilai agama dan budi pekerti di TK 3 Pomahan.