p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KINERJA APARATUR PENGAWASAN INTERNAL PEMERINTAH (APIP) INSPEKTORAT KABUPATEN BUNGO DILIHAT DARI DISIPLIN KERJA, LINGKUNGAN DAN MOTIVASI KERJA Amran Amran
Jurnal Manajemen Sains Vol 2, No 1 (2022): Januari, Jurnal Manajemen Sains
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jms.v2i1.737

Abstract

Aparatur Negara dituntut mampu memiliki kinerjanya (pelayanan prima) dan merealisasikan anggaran yang sudah ditargetkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja dan motivasi kerja secara secara parsial dan simultan terhadap kinerja Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dilingkungan Inspektorat Kabupaten Bungo. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dilingkungan Inspektorat Kabupaten Bungo yang berjumlah 30 orang (sampling jenuh). Teknik analisis data menggunakan model regresi linear berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa disiplin kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja aparatur pengawasan internal secara bersama-sama dan juga parsial. Uji determinasi didapatkan 57,8% dan sisanya 42,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Diharapkan aparatur pengawasan internal tetap mempertahankan dan meningkatkan kedisiplinan dan motivasi dilingkungan kerja inspektorat Kabupaten Bungo. Abstract:  The State Apparatus must-have performance (excellent service) and realize the targeted budget. The study aims are to determine and analyze the effect of work discipline, work environment, and motivation partially and simultaneously on the performance of the Government Internal Supervisory Apparatus (APIP) within the Bungo Regency Inspectorate. The population and sample of this study were all Government Internal Supervisory Apparatus (APIP) in the Bungo Regency Inspectorate found 30 people (saturated sampling). The data analysis technique used a multiple linear regression model. The results study found that work discipline, work environment, and work motivation had a positive and significant effect on the performance of the internal control apparatus simultaneously and partially. The determination score is 57.8% and 42.2% explained by other variables not used in this study. It's hoped that the internal control apparatus will maintain and improve discipline and motivation in the work environment of the Bungo Regency inspectorate.
BUDAYA ORGANISASI DAN STRESS KERJA MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BUNGO Amran Amran
Jurnal Manajemen Sains Vol 1, No 2 (2021): Juli, Jurnal Manajemen Sains
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jms.v1i2.550

Abstract

Budaya organisasi dan stress kerja dapat meningkatkan kinerja karyawan tetapi besar pengaruhnya berbeda-beda setiap perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh budaya organisasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan secara parsial maupun simultan dan juga melihat kontribusi variabel budaya organisasi dan stress kerja terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dimana populasi dan sampel adalah seluruh karyawan PDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo yang berjumlah 70 orang (sampling jenuh) dan pengujian dengan regresi berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menemukan bahwa kedua variable berpengaruh terhadap kinerja karyawan secara parsial maupun simultan. Adapun kontribusi budaya organisasi dan stress kerja terhadap kinerja adalah sebesar 87,5% dan sisanya sebesar 12,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar penelitian ini.Kata Kunci: Budaya Organisasi; Stres kerja; Kinerja karyawanAbstract:  Organizational culture and work stress can improve employee performance, but the effect varies from company to company. The purpose study was to define the organizational culture and work stress to employee performance effect of partially or simultaneously and the contributions to employee performance. The research method used descriptive quantitative with population and sample of PDAM Pancuran Telago Bungo Regency employees with 70 people (saturated sampling) and testing with multiple regression in SPSS. The results of the study found that both variables affect employee performance partially or simultaneously. The contribution of organizational culture and work stress to employee performance is 87.5%, and 12.5% other factors outside in this study.Keywords: Organizational culture; Work Sress; Employee Performance
KINERJA KARYAWAN KOPERASI UNIT DESA (KUD) BINA USAHA KABUPATEN DHARMASRAYA: PERSPEKTIF FASILITAS KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI Amran Amran
Jurnal Manajemen Sains Vol 2, No 2 (2022): Juni, Jurnal Manajemen Sains
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jms.v2i2.848

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi dapat ditinjau dari hasil pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan atau anggota organisasi, Dengan optimalisasi manajemen sumber daya manusia dalam suatu organusasi diharapkan akan dapat  meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara fasilitas kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada KUD Binan Usaha Kabupaten Dharmasraya secara parsial dan secara simultan. Jumlah populasi sebanyak 48 orang dan sampel adalah berjumlah 48 orang dengan metode penarikan sampel mengunakan Sampling Jenuh. Hasil penelitian diperoleh bahwa fasilitas kerja dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial dan secara simultan. Berdasarkan hasil R2 = 0,775, kontribusi fasilitas keja (X1), budaya organisasi (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) adalah sebesar 77,5% dan sisanya sebesar 22,5% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar dari penelitian ini. Dengan demikian fasilitas kerja dan budaya organisasi dapat meningkatkan kinerja karyawan, sehingga tujuan perusahaan yang telaha ditetapkan dapat tercapai..
KINERJA KARYAWAN KOPERASI UNIT DESA (KUD) BINA USAHA KABUPATEN DHARMASRAYA: PERSPEKTIF FASILITAS KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI Amran Amran
Jurnal Manajemen Sains Vol 2, No 2 (2022): Juni, Jurnal Manajemen Sains
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jms.v2i2.848

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi dapat ditinjau dari hasil pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan atau anggota organisasi, Dengan optimalisasi manajemen sumber daya manusia dalam suatu organusasi diharapkan akan dapat  meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara fasilitas kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada KUD Binan Usaha Kabupaten Dharmasraya secara parsial dan secara simultan. Jumlah populasi sebanyak 48 orang dan sampel adalah berjumlah 48 orang dengan metode penarikan sampel mengunakan Sampling Jenuh. Hasil penelitian diperoleh bahwa fasilitas kerja dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial dan secara simultan. Berdasarkan hasil R2 = 0,775, kontribusi fasilitas keja (X1), budaya organisasi (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) adalah sebesar 77,5% dan sisanya sebesar 22,5% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar dari penelitian ini. Dengan demikian fasilitas kerja dan budaya organisasi dapat meningkatkan kinerja karyawan, sehingga tujuan perusahaan yang telaha ditetapkan dapat tercapai..