MUSTAQHFIRIN MUSTAQHFIRIN
SMPN 2 Penawangan Kab. Grobogan Prov. Jawa tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTER RAJIN (RELIGIUS, AKTIF, JUJUR, INOVATIF DAN NASIONALIS) DALAM KITAB SYI’IR NGUDI SUSILO KARYA K.H BISRI MUSTOFA) MENUJU GENERASI KHAIRA UMMAH MUSTAQHFIRIN MUSTAQHFIRIN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v1i2.222

Abstract

Konsep pendidikan karakter dari Syi’ir Ngudi Susilo karya KH Bisri Mustofa, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, karena relevansi tujuan Pendidikan Nasional. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), suatu penelitian yang bertujuan mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan bermacam-macam material yang terdapat di ruang perpustakaan, metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan sumber karya tulis kepustakaan, analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian, kesimpulan dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis, menggolongkan, mengorganisasi data, sehingga kesimpulan dan verifikasi dapat dilakukan. Hasil penelitian menujukkan bahwa konsep pendidikan karakter dalam kitab Syi’ir Ngudi Susilo sangat relevan dengan tujuan pendidikan Nasional, Karakter RAJIN (Religius, dengan membiasakan anak melaksanakan perintah Allah SWT. Aktif, dengan pembiasaan membagi waktu antara bermain dan belajar, peduli pada lingkungan dengan menjaga kebersihan dan kerapian. Jujur dalam berperilaku sebagai modal tercapainya kemuliaan, kejujuran menuntun kearah keselamatan. Inovatif memiliki gagasan dan ide-ide baru untuk mencapai kemaslahatan hidup, tidak mudah menyerah dan berputus asa harus memiliki cita-cita luhur dan sejati. Nasionalis, menanamkan rasa cinta tanah air dan peduli terhadap masa depan bangsa, pemuda sekarang adalah pemimpin masa depan) sehingga terwujud generasi Khaira Ummah