Yohana Natalia Cahyono Tjio
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PUSAT EDUKASI EKOSISTEM HUTAN BAKAU DI SURABAYA Tjio, Yohana Natalia Cahyono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Pusat Edukasi Ekosistem Hutan Bakau di Surabaya ini merupakan fasilitas edukasi yang mewadahi kegiatan masyarakat sehubungan dengan pengenalan dan pembudidayaan ekosistem hutan bakau. Hal itu didukung dengan potensi hutan bakau di Surabaya yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di Pulau Jawa. Fasilitas edukasi ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat mengenai hutan bakau beserta ekosistemnya bukan hanya secara lisan namun dari segi arsitektural yaitu dari bangunan dan lingkungannya. Hutan bakau Wonorejo memiliki habitat yang unik, yaitu pada kawasan tambak dan aliran sungai. Oleh karena itu proyek yang terletak di Wonorejo ini menggunakan pendekatan ekologi arsitektur yang memperhatikan kondisi tapak agar dapat mewujudkan bangunan dan lansekap yangmampu beradaptasi terhadap habitat ekosistem hutan bakau. Ekologi arsitektur pada bangunan diwujudkan dengan pemilihan material lokal dan material yang terbarukan, sistem konstruksi yang sederhana, dan desain pasif untuk memaksimalkan pencahayaan alami dan penghawaan pasif. Pendalaman pencahayaan alami dipilih untuk memaksimalkan potensi alam dan meminimalkan penggunaan energi pada bangunan. 
PUSAT EDUKASI EKOSISTEM HUTAN BAKAU DI SURABAYA Yohana Natalia Cahyono Tjio
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2931.594 KB)

Abstract

 Pusat Edukasi Ekosistem Hutan Bakau di Surabaya ini merupakan fasilitas edukasi yang mewadahi kegiatan masyarakat sehubungan dengan pengenalan dan pembudidayaan ekosistem hutan bakau. Hal itu didukung dengan potensi hutan bakau di Surabaya yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di Pulau Jawa. Fasilitas edukasi ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat mengenai hutan bakau beserta ekosistemnya bukan hanya secara lisan namun dari segi arsitektural yaitu dari bangunan dan lingkungannya. Hutan bakau Wonorejo memiliki habitat yang unik, yaitu pada kawasan tambak dan aliran sungai. Oleh karena itu proyek yang terletak di Wonorejo ini menggunakan pendekatan ekologi arsitektur yang memperhatikan kondisi tapak agar dapat mewujudkan bangunan dan lansekap yangmampu beradaptasi terhadap habitat ekosistem hutan bakau. Ekologi arsitektur pada bangunan diwujudkan dengan pemilihan material lokal dan material yang terbarukan, sistem konstruksi yang sederhana, dan desain pasif untuk memaksimalkan pencahayaan alami dan penghawaan pasif. Pendalaman pencahayaan alami dipilih untuk memaksimalkan potensi alam dan meminimalkan penggunaan energi pada bangunan.