Pasar Baso Kabupaten Agam merupakan pasar tradisional yang menghubungkan jalan kota Bukittinggi-Payakumbuh. Ramainya aktivitas pasar setiap hari Senin membuat hambatan samping yang sangat tinggi. Tingginya hambatan samping setiap hari Senin ini mempengaruhi kinerja lalu lintas jalan dan mengakibatkan penurunan kecepatan kendaraan saat melintasi ruas jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui volume lalu lintas pada jam sibuk, Level of Service (LOS), pemodelan dan pengaruh hambatan samping terhadap kecepatan kendaraan pada ruas jalan di Pasar Baso Metode pengambilan data dengan cara survei volume lalu lintas, hambatan samping dan kecepatan rata-rata kendaraan, metode analisis data menggunakan PKJI 2014 dan uji statistik regresi linear berganda. Hasl volume lalu lintas untuk dua arah pada jam sibuk 14.00-15.00 sebesar 1915 skr/jam, dengan nilai Q/C 0,84 LOS level D. Pemodelan terbaik hubungan kecepatan dengan hambatan samping untuk arah Bukittinggi-Payakumbuh: Y = 35,539– 0,083X1 – 0,107X2, dengan R2 = 71,1% artinya kecepatan kendaraan dipengaruhi secara simultan dan partial oleh X1 (pejalan kaki), X2 (kendaraan berhenti dan parkir) sebesar 71,1%. Arah Payakumbuh-Bukittinggi: Y = 24,596 – 0,008X3 dengan R2 = 47% artinya kecepatan kendaraan hanya dipengaruhi oleh X3 (kendaraan masuk keluar) sebesar 47%.