Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kondisi Wiring Terhadap Persentase Kesalahan (Error) Pada KWH Meter Tiara Hasan; Djon K Elwarin; Soleman Sesa
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v1i1.3

Abstract

-Energi listrik yang digunakan konsumen akan dihitung secara otomatis oleh PT. PLN (Persero) dengan menggunakan alat ukur yaitu kWh meter. Fungsi dari kWh meter adalah menghitung seberapa besar pemakaian energi listrik suatu beban. Dalam hal ini, diperlukan pengukuran yang akurat terhadap energi listrik yang digunakan konsumen. Kesalahan dalam pengukuran akan mengakibatkan energi listrik yang terukur menjadi berbeda dengan energi istrik yang dikonsumsi. Adapun salah satu penyebab terjadinya kesalahan pengukuran energi listrik adalah adanya kesalahan dalam pengkabelan (wiring) yang menghubungkan antara kumparan-kumparan yang terdapat pada alat ukur energi listrik. Sehingga dari hal tersebut, ketelitian dari kWh meter menjadi dasar dari penelitian yang akan dilakukan berupa pengukuran persentase kesalahan (error), pengukuran tersebut dilakukan dengan menggunakan Alat test kWh meter. Data yang diperoleh dari pengukuran tersebut yaitu, dapat disimpulkan bahwa persentase kesalahan (error) untuk kWh meter dengan kondisi pemasangan wiring yang benar memilki rata-rata persentase kesalahan (error) sebesar 0.7 % atau berada pada range dari batas kesalahan yang diijinkan yaitu error
RANCANG BANGUN ALAT PENYORTIR TOMAT OTOMATIS BERDASARKAN TINGKAT KEMATANGAN DAN UKURAN BUAH Permana, Ari; Soleman Sesa; Marcus F Pessireron; Fathir M Abdulah; Mei Delila Khalik
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/w0ghg623

Abstract

Tomat merupakan komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun proses penyortiran pascapanen masih sering dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan akurat. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun alat sortir otomatis untuk memisahkan tomat berdasarkan tingkat kematangan dan ukuran. Sistem dirancang menggunakan sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi warna kulit tomat, mikrokontroler Arduino Uno sebagai pusat pengendali, serta dua motor servo untuk mekanisme penjatuhan dan pemisahan jalur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) melalui tahapan studi literatur, perancangan, kalibrasi sensor, implementasi sistem, hingga pengujian fungsional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat mampu mengklasifikasikan tomat ke dalam tiga kategori warna (hijau, kuning, merah) dengan tingkat akurasi sortir sebesar 80% dari 30 sampel. Untuk pengujian ukuran, akurasi mencapai 73,3% dari 15 sampel. Waktu rata-rata sortir adalah 2,3 detik per buah atau setara 3 buah dalam 7 detik. Dapat disimpulkan bahwa alat sortir tomat otomatis yang dikembangkan dapat bekerja dengan cukup baik dalam meningkatkan efisiensi dan konsistensi penyortiran berdasarkan warna dan ukuran, meskipun masih terdapat keterbatasan pada sampel dengan warna transisi atau ukuran batas kategori. Penelitian ini memberikan solusi praktis bagi petani maupun pelaku usaha pascapanen untuk meningkatkan kualitas distribusi tomat dan daya saing di pasar. Kata Kunci: Tomat, Sortir Otomatis, Sensor TCS3200, Arduino Uno, Kematangan, ukuran