Nanda Yansih Putri
sekolah tinggi ilmu kesehatan indramayu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH POLA ASUH NUTRISI DAN PERAWATAN KESEHATAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING USIA 2 – 5 TAHUN DI DESA SINDANG KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2019 Nanda Yansih Putri; Meran Dewina
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 8 No 1 (2020): Januari-Juni
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v8i1.195

Abstract

Indonesia remains dealing with nutritional problem that seriously affects the quality of human resources. One of the nutritional problems, which is a primary concern today, is the high number of stunted toddlers. This research aims to determine the effect of nutrition upbringing and health care monitoring towards stunting of 2-5 year-old children in Sindang, Indramayu, 2019. This research was conducted using analytic observational methods with cross sectional approach. The sample chosen were 38 mothers who had 2-5 year-old children in 2019 (from January to December) in Sindang, Indramayu. The research sample is taken entirely from the population. The result shows that there is relationhsip between nutrition upbringing 55.3% and a good health care monitoring 60.5% conducted by mothers. In other words, the significant relationship are nutrition upbringing (p value = 0.024) and health care monitoring (p value = 0.022) of 2-5 year old children. There is a positive influence between nutrition upbringing and health care monitoring towards stunting of 2-5 year-old children in Sindang, Indramayu, 2019. Thus, mothers and health practitioners should increase their knowledge that concerns to stunting and monitor to their children.
HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI mayang chyntaka; Lutfiyah Irbah; Nanda Yansih Putri
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kementrian Kesehatan RI tahun 2023 prevalensi anemia untuk semua kelompok umur di Indonesia sebesar 16,2%, untuk gender Perempuan sebesar 18% & laki-laki 14,4%. Di provinsi jawa barat anemia pada remaja putri mencapai 40% atau sekitar 1,7 juta remaja. Pola menstruasi bisa disebut dengan serangkaian proses dimana terjadinya menstruasi pada wanita. Siklus menstruasi yang normal terjadi 21-35 hari, Lama menstruasi yang normal 2-8 hari dan jumlah darah yang dikeluarkan pada saat menstruasi yang normal 3-4 jam sekali (2-6 kali perhari ganti pembalut)..Tujuan: Mengetahui hubungan antara pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas X di SMAN 1 Bongas tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 62 siswi dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Respoden memiliki kejadian anemia yang tidak anemia dengan pola menstruasi yang normal sebanyak 17 (27.4%), anemia ringan dengan pola menstruasi normal sebanyak 12 (19.4%), anemia sedang dengan pola menstruasi yang normal memiliki hasil yang sama yaitu sebanyak 8 (12.9%) & anemia berat dengan pola menstruasi yang normal sebanyak 7 (11.3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pola menstruasi dan kejadian anemia nilai p 0,011 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri.