This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebidanan
Yanti Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN KEJADIAN PRE-EKLAMSIA DI RSUI YAKSSI SRAGEN Faizah Betty R; Yanti Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali
Jurnal Kebidanan Volume 3 No. 1 Juni 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v3i1.83

Abstract

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN KEJADIAN PRE-EKLAMSIA DI RSUI YAKSSI SRAGEN Faizah Betty R & Yanti Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali   Abstrak Efforts to reduce morbidity and mortality due to pre-eclampsia can be achieved if prevention and early diagnosis of disease carried out as soon as possible. Early prevention efforts can be made if it can be identified major causative factors and incidence of risk factors pre-eclampsia. The purposes of this study are to determine the relationship characteristics included maternal age, parity and birth interval with the incidence of pre-eclampsia. This study is a retrospective case control approach is the case group with maternal pre-eclampsia while the control group was not with maternal pre-eclampsia, using total sampling technique. The subject of research a number of 175 cases of pre-eclampsia (as the case group) and 175 cases did not pre-eclampsia (as the control group). Univariate analysis, descriptively to describe the characteristics of the birth interval, the incidence of pre-eclampsia, age, and parity of mother; and multivariate analysis with logistic regression analysis with significance level of p <0.05 and OR value is taken from the b eksponent with 95 percent confidence interval. The results showed the relationship of labor interval, maternal age, and parity associated with the occurrence of pre-eclampsia. The longer the spacing of children (≥ 5 years), the greater risk of experiencing pre-eclampsia, the more maternal age (≥ 35 years) the greater risk of experiencing pre-eclampsia and primiparous mothers at greater risk of experiencing pre-eclampsia.   Keywords: birth interval, maternal age, parity, incidence of pre-eclampsia.
PENGARUH TEKNIK MASSAGE TERHADAP PENGURANGAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Kiki Izzah Tazkiyah; yanti Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali
Jurnal Kebidanan VOLUME 6 NO.1 JUNI 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v6i1.125

Abstract

PENGARUH TEKNIK MASSAGE TERHADAP PENGURANGAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF  Kiki IzzahTazkiyah & Yanti Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali   ABSTRAK Persalinan adalah saat yang sangat dinanti-nantikan ibu hamil untuk dapat marasakan kebahagiaan melihat dan memeluk bayinya. Studi pendahuluan ini menunjukkan bahwa dari 10  ibu inpartu kala I fase aktif setelah diberikan perlakuan  massage terjadi pengurangan rasa nyeri, yang semula terdapat ada 6 ibu primipara yang mengalami nyeri yang sangat berat, setelah diberikan massage rasa nyeri yang dirasakan ibu menjadi berkurang, yang 2 ibu menjadi nyeri berat, yang 4 ibu menjadi nyeri sedang. Selain itu ada 4 ibu multipara yang mengalami nyeri berat, setelah diberikan massage rasa nyeri yang dirasakan ibu juga berkurang yang 1 ibu mengalami nyeri sedang dan yang 3 ibu mengalami nyeri ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk  Mengetahui pengaruh sebelum diberi teknik massage dan sesudah diberi teknik massage terhadap pengurangan rasa nyeri perasalinan kala 1 fase aktif. Metode Penelitian ini Menggunakan eksperimen semu dengan pendekatan Pretest-Postest Design. Dengan jumlah responden sebanyak 32 orang ibu bersalin di Bidan Noor Laila Banyuputih Kalinyamatan Jepara. Hasil uji t-test diperoleh bahwa ada pengaruh yang signifikan yaitu adanya  pegurangan rasa nyeri kala I fase aktif sebelum dilakukan dan sesudah dilakukan dengan nilai (t hitung = 2,931 ≥ t tabel = 2,042) dan (p-value = 0,006 <a= 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah  ada pengaruh teknik massage terhadap pengurangan nyeri persalinan kala I fase aktif.   Kata Kunci: Massage, Nyeri persalinan kala I fase aktif.