This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebidanan
Titik Anggraeni
Prodi S1 Keperawatan STIKES Estu Utomo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP STATUS KESEHATAN ANAK DI DESA JETISKARANGPUNG, KALIJAMBE, SRAGEN Titik Anggraeni; Tri Yuniarti
Jurnal Kebidanan VOLUME 11. No.01, JUNI 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v11i01.330

Abstract

Titik Anggraeni1), Tri Yuniarti2)1) Prodi S1 Keperawatan STIKES Estu Utomo2) Prodi DIII Keperawatan STIKES Mamba’ul ‘Ulum SurakartaE-mail : titikanggraeni146@gmail.com, yuniartritri3006@gmail.com.ABSTRAKLatar Belakang: Kesehatan anak merupakan hal yang sangat penting dalam keluarga. Anak yang sehat secara fisik dan psikis yang akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Keluarga berperan dalam kesehatan dan kesejahteraan anak karena berkaitan dengan kasih sayang dalam keluarga, kesehatan fisik, mental, emosional dan sosial dari orang tua serta struktur dan fungsi keluarga. Anggota keluarga yang berperan langsung terhadap status kesehatan dan kesejahteraan adalah adalah ibu. Subyek dan Metode Penelitian: penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional. Subyek penelitian berjumlah 197 responden yang diambil dengan tehnik purposive sampling. Variabel dependen adalah pengetahuan ibu dan variabel independen adalah status kesehatan anak. Data dikumpulkan dengan menggunakan kusioner. Analisis dengan menggunakan uji Kendall Tau. Hasil: ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan status kesehatan anak(π: 0,17; p: 0,013). Simpulan: pengetahuan ibu mempunyai hubungan yang erat dengan status kesehatan anak(π: 0,17 ; p: 0,013; correlation coefficient: 1,00)Keywords: Pengetahuan Ibu, Status Kesehatan AnakMOTHER'S KNOWLEDGE RELATIONSHIP TO CHILDREN'S HEALTH STATUS IN DESA JETISKARANGPUNG, KALIJAMBE, SRAGENABSTRACTBackground: Child health is very important in the family. Children who are physically and psychologically healthy who will have a good impact on society, nation and country. Families play a role in the health and well-being of children because they are related to love in the family, physical, mental, emotional and social health of parents and family structure and function. Family members who play a direct role in health and welfare status are mothers. Subjects and Research Methods: This research is quantitative with a cross sectional design. The research subjects amounted to 197 respondents taken with purposive sampling technique. The dependent variable is maternal knowledge and the independent variable is the child's health status. Data is collected using questionnaires. Analysis using the Kendall Tau test. Results: there was a relationship between knowledge of mothers and children's health status (π: 0.17; p: 0.013). Conclusion: mother's knowledge has a close relationship with the child's health status (π: 0.17; p: 0.013; correlation coefficient: 1.00)Keywords: mother's knowledge, children's health status
HUBUNGAN CUCI TANGAN DENGAN KEJADIAN PHLEBITIS DI RS JIH SOLO Sarwoko .; Titik Anggraeni; Titi Lestari
Jurnal Kebidanan VOLUME 13. NO.02, DESEMBER 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v13i02.466

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Penyebab dari terjadinya infeksi phlebitis bisa disebabkan oleh hygiene petugas dan pasien yang kurang melakukan cuci tangan dengan benar. Perawat melakukan tehnik cuci tangan yang aktif untuk menghilangkan organisme gram negatif sebelum dan setelah  melakukan prosedur pemasangan infus. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara cuci tangan dengan kejadian phlebitis pada pasien di Rumah Sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, deskriptif korelasi dengan  pendekatan cross sectional. Populasi nya adalah perawat dan pasien di Rumah Sakit. Metode sampling menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 45 perawat dan pasien. Instrumen penelitian berupa lembar observasi pelaksanaan cuci tangan dan tanda-tanda phlebitis. Analisis univariat dengan distribusi frekuensi tabulasi dan analisis bivariat dengan uji korelasi Kendall-tau. Hasil: Pada penelitian cuci tangan didapatkan hasil mayoritas perawat sebanyak  93,3% telah melakukan prosedur cuci tangan dengan cukup baik sebelum maupun sesudah memasang infus pada pasien. Untuk kejadian phlebitis diketahui sebagian besar pasien tidak ada tanda-tanda plebitis dengan karakteristik tersebut sebanyak 82,2%. Hasil pengujian korelasi Kendall-tau diketahui nilai probabilitas (sig) = 0,000 pada taraf signifikan a 5%. Karena nilai  sig < 0,05. maka ada hubungan antar variabel. Simpulan: Terdapat hubungan yang cukup signifikan antara pelaksanaan cuci tangan dengan kejadian phlebitis di Rumah Sakit. Saran : Agar perawat  selalu melaksanakan  tindakan cuci tangan baik sebelum maupun setelah melakukan Tindakan khususnya dalam pemasangan infus untuk menjaga agar tidak terjadi infeksi nosokomial khususnya phlebitis sesuai dengan SOP yang telah adaKata kunci           :  cuci tangan, kejadian phlebitis, perawat, pasienHAND HYGIENE RELATIONSHIP WITH PHLEBITIS EVENTS AT JIH SOLO HOSPITALABSTRACTBackground: The cause of phlebitis infection can be caused by the hygiene of officers and patients who do not wash their hands properly. Nurses perform active hand washing techniques to eliminate gram-negative organisms before and after performing the infusion procedure. Objective: This study aims to determine the relationship between hand washing and the incidence of phlebitis in patients at JIH Hospital Solo. Methods: This study uses quantitative, descriptive correlation with a cross sectional approach. The population is nurses and patients at JIH Hospital Solo. The sampling method used purposive sampling method with a total sample of 45 nurses and patients. The research instrument was an observation sheet on the implementation of hand washing and signs of phlebitis. Univariate analysis with tabulated frequency distribution and bivariate analysis with Kendall-tau correlation test. Results: In the hand washing study, the majority of nurses as much as 93.3% had carried out the hand washing procedure quite well before and after installing an infusion on the patient. For the incidence of phlebitis, it is known that most patients have no signs of phlebitis with these characteristics as much as 82.2%. The results of the Kendall-tau correlation test are known to have a probability value (sig) = 0.000 at a significant level of 5%. Because the value of sig < 0.05. then there is a relationship between variables. Conclusion: There is a significant relationship between the implementation of hand washing and the incidence of phlebitis at JIH Hospital Solo. Suggestion: Nurses should always carry out hand washing both before and after taking actions, especially in infusion to prevent nosocomial infections, especially phlebitis in accordance with existing SOPs.Keywords: Hand Hygiene, Phlebitis Incidence, Nurses, Patients