Supar tono
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dampak Pertunjukan Seni Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) [Studi Pada Acara Morning On Panglima Sudirman Street (MPS2) Kota Probolinggo Episode Ke-3 Tahun 2013 Efendi, Nur Kurnia; tono, Supar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.204 KB)

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  dampak  pertunjukan  seni  terhadap  pendapatanPKL.  Selain  itu  penelitian  ini  juga  bertujuan  untuk mengidentifikasi  dan menganalisa  faktor-faktoryang  mempengaruhi  pendapatan  PKL  pada  acara Morning  On  Panglima  Sudirman  Street (MPS2)episode ke-3  tahun 2013. Penelitian  ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan modelregresi linear berganda. Semua uji statistik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan softwareeviews 6.0. Penelitian  ini menggunakan data cross  section dan  jumlah  sampel yang digunakan  seba-nyak 40 PKL.Hasil pembahasan menunjukan bahwa pertunjukan seni pada acara MPS2 episode ke-3 tahun2013 memiliki  pengaruh  positif  terhadap  pendapatan  PKL. Hal  tersebut  dapat  dibuktikan dari  hasilpenelitian  yang menyimpulkan  bahwa  36  PKL  atau  90%  responden mengalami  peningkatan  penda-patan. Selanjutnya pada  tingkat kepercayaan  sebesar 95%,  semua variabel bebas yaitu modal,  lokasistrategis, umur, pendidikan, tenaga kerja,   jam kerja, pekerja informal, operator dengan usaha sendiri,sumber modal, jenis kelamin, dan jenis barang dagangan secara simultan memiliki pengaruh signifikanterhadap pendapatan PKL. Sedangkan secara parsial hanya variabel X1 (modal), X2 (lokasi strategis),X6 (jam kerja), dan D4 (jenis kelamin) secara parsial signifikan mempengaruhi pendapatan PKL padaacara MPS2 episode ke-3 tahun 2013.Kata Kunci: Pendapatan PKL, MPS2 episode ke-3 tahun 2013, Pertunjukan Seni
ANALISIS PERKEMBANGAN SEKTOR INDUSTRI KECIL DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KABUPATEN BLITAR Ervina Amaranggana; Supar tono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.393 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui perkembangan sektor industri kecil di Kabupaten Blitar. 2) Untuk mengetahui besaran kontribusi sektor industri kecil terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Blitar. Jenis penelitian yang lakukan ini adalah penelitian survey, dimana peneliti melakukan observasi dalam pengumpulan data, peneliti hanya mencatat data seperti apa adanya, menganalisis dan menafsirkan data yag terkait dengan hasil yang representatif. Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis diskriptif kuantitatif yaitu data yang telah terkumpul dan dikelompokkan dan membuat suatu laporan yang berkaitan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa perkembangan dan potensi sektor industri kecil di Kabupaten Blitar tertinggi terjadi pada tahun 2010 dan penurunan terendah yaitu pada tahun 2007 yaitu mencapai 14,54%. Secara umum hasil perkembangan sektor industri kecil di Kabupaten Blitar mulai periode tahun 2006 sampai 2012 adanya kecenderungan mengalami penurunan, kondisi tersebut menunjukkan belum maksimalnya pengelolaan atas potensi industri kecil yang terdapat di Kabupaten Blitar. Besaran kontribusi sektor industri kecil terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Blitar menunjukkan bahwa kontribusi sektor industri kecil di Kabupaten Blitar mulai periode tahun 2006 sampai 2012 terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) termasuk dalam kategori rendah. Rendahnya kontribusi tersebut dikarenakan tingkat kontribusinya hanya berkisar 1% sampai 1,7%.   Rendahnya kontribusi tersebut dikarenakan adanya perpindahan beberapa kecamatan yang semula menjadi pusat-pusat industri kecil bergeser kesektor yang lain misalnya pada sektor pertanian. Wilayah kecamatan tersebut yaitu meliputi Wonotirto, Kademangan, Talun, Selopuro, Doko dan Ponggok.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA HOME INDUSTRI SEPATU KOTA SURABAYA (STUDI KASUS TENAGA KERJA BAGIAN PRODUKSI UKM HOME INDUSTRI SEPATU UD.PERKASA SURABAYA) Rendy Akhmad Andrianto; Supar tono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.623 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pemberian upah, , masa kerja, usia dan beban tanggungan terhadap produktivitas kerja karyawan UD Perkasa Surabaya, sehingga diperoleh hasil apakah keempat variabel tersebut yang telah diberikan selama ini bisa meningkatkan produktivitas kerja karyawan atau tidak. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui 2 (dua) cara, yaitu wawancara terhadap narasumber dan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh upah, masa kerja, usia dan beban tanggungan  terhadap produktivitas kerja karyawan di UD Perkasa Surabaya. Variabel  independen dalam penelitian ini adalah usia (X1), masa kerja (X2), beban tanggungan  (X3) dan upah(X) , sedangkan variabel dependen adalah produktivitas kerja karyawan (Y). Hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang dilakukan, yaitu variable upah (X4) berpengaruh signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y), selain itu variabel independen yang memberikan pengaruh dominan terhadap variabel dependen adalah upah (X4). Hal ini berarti bahwa masa kerja, usia,beban tanggungan dan upah karyawan memberikan dampak yang cukup besar dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan yang semakin menyempurnakan kualitas produk sepatu UD Perkasa Surabaya, namun berdasarkan penelitian faktor upah lah yang paling utama   Kata kunci : Usia, Masa Kerja, Beban Tanggungan, Upah, Produktivitas Kerja Karyawan.
PENGARUH BUKA GILING TERHADAP KINERJA KARYAWAN Wahyu Ardi Sudaryanto; Supar tono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.865 KB)

Abstract

Dalam mengawali masa giling setiap pabrik gula khususunya di pulau jawa selalu mengadakan semacam tradisi atau ritual yaitu tradisi “ buka giling”, walaupun peranan pabrik gula di indonesia kurang maksimal sehingga setiapa tahunnya indonesia harus melakukan impor gula untuk memenuhi kebutuhan nasional tradisi tersebut tetaplah di lakukan, oleh kareana itu dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui apa pengaruh dari acara tradisi tersebut terhadap produksi gula dan kinerja karyawan dan penelitian ini mengambil setting penelitian di pabrik gula Djombang baru, karena setiap tahunnya jawa timur selalu mensuplai setengah dari kebutuhan gula nasional.Kata Kunci : tradisi, impor gula, produksi, kinerja karyawan
ANALISIS EFEKTIFITAS PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN PINJAMAN MODAL USAHA (Studi Kasus Penerima Pinjaman Pada Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu) Saddam Krisiandry Putra; Supar tono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.774 KB)

Abstract

This study aimed to determine the effect on the Business Capital Loan improve household incomes in the loan recipient Torongrejo as well as to determine the effectiveness of the program on poverty alleviation through income communities seen after receiving the loan with the level of poverty line. The data used are primary and secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and the Village Office Torongrejo and Related Institutions supported  by an  interview to Business Capital  Loan recipients. Based on information from the Central Bureau of Statistics poverty in its annual Batu not show a significant reduction rate, this is an important consideration  given the level of poverty line continues to increase  each him. In this study, there are  two research  focus is the increase  in income after  receiving the loan  and  the effectiveness  of the program  on poverty alleviation. Business Capital Loan programs are proven to increase the income of the recipient community but this loan program is less effective in reducing poverty on loan offenders, the proof is carried out with Wilcoxon test and the comparison of income levels with the level of poverty line.   Keywords: Analysis, Effectiveness, Program  for  Community Empowerment, Business Capital Loan
Studi Kebijakan Penyaluran Kredit Perbankan dan Variabel yang Mempengaruhinya (Studi Pada Bank Jatim Cabang Pasuruan) Rezita Rizqi Amalia; Supar tono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.767 KB)

Abstract

Pemberian kredit merupakan aktivitas bank yang paling utama dalam menghasilkan keuntungan, tetapi risiko yang terbesar dalam bank juga bersumber dari pemberian kredit. Pemberian kredit tanpa dianalisis terlebih dulu akan sangat membahayakan bank. Oleh karena itu, dalam aktivitas menyalurkan kredit, bank perlu untuk menganalisis terlebih dahulu calon nasabahnya apakah layak untuk menerima kredit atau tidak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan dan mengetahui pengaruh dari tingkat suku bunga kredit KUR, pendapatan nasabah, nilai agunan serta kualitas pelayanan yang diberikan oleh bank terhadap nilai kredit KUR yang direalisasikan di Bank Jatim Cabang Pasuruan. Hasil studi ini menunjukkan bahwa variabel tingkat suku bunga KUR memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap nilai kredit KUR yang realisasi dengan nilai t hitungnya adalah sebesar -12,19828. Untuk variabel pendapatan nasabah, dan nilai agunan memiliki pengaruh yang positif dan signifikanterhadap nilai kredit KUR yang realisasi dengan nilai t hitung masing-masing variabel adalah sebesar 7,598056 dan 5,705618 . Sedangkan untuk variabel kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang positif namun tidak signifikan terhadap nilai kredit KUR yang realisasi dengan nilai t hitung sebesar 0,095566. Dari hasil pengujian juga didapatkan bahwa variabel pendapatan nasabah memiliki nilai koefisien beta yang terbesar sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel pendapatan nasabah memiliki pengaruh yang paling kuat terhadap nilai kredit KUR realisasi. Kata kunci: Tingkat Suku Bunga KUR, Pendapatan Nasabah, Nilai Agunan, Nilai Kredit KUR Realisasi
ANALISIS PERKEMBANGAN SEKTOR INDUSTRI KECIL DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KABUPATEN BLITAR Amaranggana, Ervina; tono, Supar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui perkembangan sektor industri kecil di Kabupaten Blitar. 2) Untuk mengetahui besaran kontribusi sektor industri kecil terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Blitar. Jenis penelitian yang lakukan ini adalah penelitian survey, dimana peneliti melakukan observasi dalam pengumpulan data, peneliti hanya mencatat data seperti apa adanya, menganalisis dan menafsirkan data yag terkait dengan hasil yang representatif. Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis diskriptif kuantitatif yaitu data yang telah terkumpul dan dikelompokkan dan membuat suatu laporan yang berkaitan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa perkembangan dan potensi sektor industri kecil di Kabupaten Blitar tertinggi terjadi pada tahun 2010 dan penurunan terendah yaitu pada tahun 2007 yaitu mencapai 14,54%. Secara umum hasil perkembangan sektor industri kecil di Kabupaten Blitar mulai periode tahun 2006 sampai 2012 adanya kecenderungan mengalami penurunan, kondisi tersebut menunjukkan belum maksimalnya pengelolaan atas potensi industri kecil yang terdapat di Kabupaten Blitar. Besaran kontribusi sektor industri kecil terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Blitar menunjukkan bahwa kontribusi sektor industri kecil di Kabupaten Blitar mulai periode tahun 2006 sampai 2012 terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) termasuk dalam kategori rendah. Rendahnya kontribusi tersebut dikarenakan tingkat kontribusinya hanya berkisar 1% sampai 1,7%.   Rendahnya kontribusi tersebut dikarenakan adanya perpindahan beberapa kecamatan yang semula menjadi pusat-pusat industri kecil bergeser kesektor yang lain misalnya pada sektor pertanian. Wilayah kecamatan tersebut yaitu meliputi Wonotirto, Kademangan, Talun, Selopuro, Doko dan Ponggok.
Dampak Pertunjukan Seni Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) [Studi Pada Acara Morning On Panglima Sudirman Street (MPS2) Kota Probolinggo Episode Ke-3 Tahun 2013 Efendi, Nur Kurnia; tono, Supar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  dampak  pertunjukan  seni  terhadap  pendapatanPKL.  Selain  itu  penelitian  ini  juga  bertujuan  untuk mengidentifikasi  dan menganalisa  faktor-faktoryang  mempengaruhi  pendapatan  PKL  pada  acara Morning  On  Panglima  Sudirman  Street (MPS2)episode ke-3  tahun 2013. Penelitian  ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan modelregresi linear berganda. Semua uji statistik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan softwareeviews 6.0. Penelitian  ini menggunakan data cross  section dan  jumlah  sampel yang digunakan  seba-nyak 40 PKL.Hasil pembahasan menunjukan bahwa pertunjukan seni pada acara MPS2 episode ke-3 tahun2013 memiliki  pengaruh  positif  terhadap  pendapatan  PKL. Hal  tersebut  dapat  dibuktikan dari  hasilpenelitian  yang menyimpulkan  bahwa  36  PKL  atau  90%  responden mengalami  peningkatan  penda-patan. Selanjutnya pada  tingkat kepercayaan  sebesar 95%,  semua variabel bebas yaitu modal,  lokasistrategis, umur, pendidikan, tenaga kerja,   jam kerja, pekerja informal, operator dengan usaha sendiri,sumber modal, jenis kelamin, dan jenis barang dagangan secara simultan memiliki pengaruh signifikanterhadap pendapatan PKL. Sedangkan secara parsial hanya variabel X1 (modal), X2 (lokasi strategis),X6 (jam kerja), dan D4 (jenis kelamin) secara parsial signifikan mempengaruhi pendapatan PKL padaacara MPS2 episode ke-3 tahun 2013.Kata Kunci: Pendapatan PKL, MPS2 episode ke-3 tahun 2013, Pertunjukan Seni
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA HOME INDUSTRI SEPATU KOTA SURABAYA (STUDI KASUS TENAGA KERJA BAGIAN PRODUKSI UKM HOME INDUSTRI SEPATU UD.PERKASA SURABAYA) Andrianto, Rendy Akhmad; tono, Supar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pemberian upah, , masa kerja, usia dan beban tanggungan terhadap produktivitas kerja karyawan UD Perkasa Surabaya, sehingga diperoleh hasil apakah keempat variabel tersebut yang telah diberikan selama ini bisa meningkatkan produktivitas kerja karyawan atau tidak. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui 2 (dua) cara, yaitu wawancara terhadap narasumber dan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh upah, masa kerja, usia dan beban tanggungan  terhadap produktivitas kerja karyawan di UD Perkasa Surabaya. Variabel  independen dalam penelitian ini adalah usia (X1), masa kerja (X2), beban tanggungan  (X3) dan upah(X) , sedangkan variabel dependen adalah produktivitas kerja karyawan (Y). Hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang dilakukan, yaitu variable upah (X4) berpengaruh signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y), selain itu variabel independen yang memberikan pengaruh dominan terhadap variabel dependen adalah upah (X4). Hal ini berarti bahwa masa kerja, usia,beban tanggungan dan upah karyawan memberikan dampak yang cukup besar dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan yang semakin menyempurnakan kualitas produk sepatu UD Perkasa Surabaya, namun berdasarkan penelitian faktor upah lah yang paling utama   Kata kunci : Usia, Masa Kerja, Beban Tanggungan, Upah, Produktivitas Kerja Karyawan.
PENGARUH BUKA GILING TERHADAP KINERJA KARYAWAN Sudaryanto, Wahyu Ardi; tono, Supar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengawali masa giling setiap pabrik gula khususunya di pulau jawa selalu mengadakan semacam tradisi atau ritual yaitu tradisi “ buka giling”, walaupun peranan pabrik gula di indonesia kurang maksimal sehingga setiapa tahunnya indonesia harus melakukan impor gula untuk memenuhi kebutuhan nasional tradisi tersebut tetaplah di lakukan, oleh kareana itu dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui apa pengaruh dari acara tradisi tersebut terhadap produksi gula dan kinerja karyawan dan penelitian ini mengambil setting penelitian di pabrik gula Djombang baru, karena setiap tahunnya jawa timur selalu mensuplai setengah dari kebutuhan gula nasional.Kata Kunci : tradisi, impor gula, produksi, kinerja karyawan