Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekayasa Mesin Pengaduk Untuk Pembuatan Pupuk Kandang Kotoran Sapi Guna Meningkatkan Kesejahteraan UKM Peternak Sapi Suhartoyo
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku481

Abstract

Proses produksi pembuatan pupuk organik masih dilakukan secara manual, sehingga proses pembuatan pupuk membutuhkan waktu yang lama. Proses pencampuran bahan pupuk kandang dilakukan pengadukan dengan menggunakan cangkul sehingga bahan campuran pembuatan pupuk kandang menjadi tidak rata. Agar hasil pencampuran bahan pupuk kandang menjadi rata dan lebih efisien dalam pengerjaan maka dirancang mesin pengaduk pupuk, dan dilanjutkan pelatihan pengoperasian mesin, pelatihan perawatan mesin, dan pelatihan pengemasan produk untuk keperluan peningkatan pemasaran. Mesin pengaduk menggunakan sumber penggerak motor bakar 6 PK berbahan bakar bensin, motor bakar terhubung dengan poros pengaduk menggunakan pully dan belt. Pengaduk berputar dengan gerakan mencampur dan membalik kotoran sapi dan campurannya sehingga menghasilkan campuran pupuk organik yang mempunyai kandungan yang rata. Dengan adanya mesin pengaduk pupuk organik dan dilakukan pelatihan melalui program Kemitraan Masyarakat dapat membantu kesulitan yang dihadapi mitra sehingga dapat menaikan jumlah produksi dan dapat menambah kesejahteraan mitra.
PENGARUH SUDUT BEBAS PAHAT TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAHAN ST.37 PADA PROSES PERMESINAN SEKRAP Sriyanto Sriyanto; Edy Iryanto; Suhartoyo
KOLONI Vol. 1 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.391 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i1.17

Abstract

Metalworking for production process activities is one of the uses of metal materials for production, namely ST.37 objects because for this material the processing process is very easy and widely used. Metal working is done using a scrap machine, for the process it requires machining settings and tool geometry. Precise parameter setting, surface roughness quality as expected. The research parameters are the cutting speed and the angle of inclination of the tool. In this study, the variation of the tool angle and the cutting speed used was varied so as to produce the best variation, namely the smallest roughness value. Variations in the free angle of the cutter blade were made with variations of 5°, 10°, and 15°. Variations in machining settings were cutting speed 16 m /min,20.8m/min and 25.6m/min. With a fixed feeding depth of 0.3mm. In the initial step, the cutting chisel is sharpened with different free angle geometries, then the chisel is installed on the tool holder, put the workpiece on the vise, set the cutting speed, feeding depth, and perform the machining process. °,10° and 15° with cutting speeds of 16 m/min, 20.8 m/min and 25.6 m/min, respectively, with 3 experiments. Subsequent experimental results were averaged. For the best results with an average roughness of 4.34 m obtained from a tool angle of 15° with a cutting speed variation of 16 m/min..   Keywords: Scraping machine, chisel geometry, cutting speed, surface roughness, surface roughness tester.