Putu Pendy Amdika Putra
Politeknik Pariwisata Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH CITY BRANDING DAN CITY IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DAN MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE OBJEK WISATA HERITAGE DI KOTA DENPASAR Putu Pendy Amdika Putra
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.2.51-64.2021

Abstract

Wisata heritage adalah wisata yang memanfaatkan benda peninggalan sejarah. Keputusan berkunjung ke objek wisata heritage diera sekarang tidak tinggi oleh sebab itu diperlukan city branding dan city image. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pengaruh city brаnding tеrhаdаp kеputusаn bеrkunjung, city image tеrhаdаp kеputusаn bеrkunjung, kеputusаn bеrkunjung tеrhаdаp minаt bеrkunjung kеmbаli, city brаnding tеrhаdаp minаt bеrkunjung kеmbаli, city Image tеrhаdаp minаt bеrkunjung kеmbаli, city branding terhadap keputusan berkunjung dan minat berkunjung kembali dan mengetahui pengaruh city image terhadap keputusan berkunjung dan minat berkunjung kembali. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wisatawan domestik yang sudah berkunjung ke Museum Bali, Monumen Perjuangan Rakyat Bali, dan Museum Le Mayeur. Jumlah sampel adalah 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa city branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung, city image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung, keputusan berkunjung berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali , city branding tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung ulang, city image tidak berpengaruh signifikan terhadap minat kunjung ulang, Hasil analisis menunjukkan ada pengaruh mediasi antara city branding dengan minat berkunjung ulang melalui keputusan berkunjung dan ada pengaruh mediasi antara city image dengan minat berkunjung ulang melalui keputusan berkunjung. 
STRATEGI CITY BRANDING KOTA DENPASAR “THE HEART OF BALI” DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA KE MUSEUM BALI Putu Pendy Amdika Putra
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pulau Bali adalah pulau yang dikenal dengan branding “The Island of Gods”. Menentukan suatu identitas dan city branding dibuat untuk memberi nilai keunikan yang membedakan satu daerah dengan lainnya. Denpasar adalah salah satu wilayah yang sudah memiliki city branding. City branding kota Denpasar adalah Denpasar “The Heart of Bali” yang berarti Denpasar sebagai pusat atau jantung pulau Bali. City branding kota Denpasar cukup memberikan dampak terhadap kunjungan ke Museum Bali. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi city branding yang dijalankan para pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan kunjungan wisatawan ke Museum Bali. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Museum Bali.Informan penelitian ini meliputi tiga macam yaitu: informan Kunci, adalah Kasi Pemasaran Dinas Pariwisata Denpasar, informan Utama adalah Kepala UPTD Museum Bali dan informan tambahan, yaitu mereka yang dapat memberikan informasi walaupun tidak langsung terlibat dalam interaksi sosial. Informan tambahan pada penelitian ini terdiri dari perwakilan 5 orang pengunjung yang sudah pernah datang kemuseum Bali. Hasil penelitian menunjukan jumlah kunjungan dari tahunn 2014 – 2019 selalu mengalami naik – turun. Kedepan perlu mendapatkan perhatian strategi khusus untuk memberikan berdampak pada peningkatan kunjungan yang berkesinambungan.Branding kota Denpasar “The Heart Of Bali” sudah diketahui oleh beberapa responden, hanya saja mereka belum mengetahui logo tersebut digunakan sebagai alat promosi pariwisata kota Denpasar. Pemerintah harus lebih kreatif dan inovatif dengan mengumpulkan berbagai gagasan untuk diterapkan ke dalam city branding. Abstract Bali is an island known for its branding "The Island of Gods". Determining an identity and city branding are made to provide a unique value that differentiates. Denpasar is one of the areas that already has city branding. The city branding of Denpasar is Denpasar "The Heart of Bali" which means Denpasar as the center or heart of Bali. The city branding of Denpasar city has quite an impact on a visit to the Museum Bali. This study aims to determine the city branding strategy implemented by stakeholders in optimizing tourist visits to the Bali Museum. The research method used in this research is descriptive research method with a qualitative approach. The research is at the Museum Bali. The informants of this research include three kinds of key informants, namely the Head of Marketing for the Denpasar Tourism Office, the main informants are the Head of t UPTD Museum Bali and additional informants, namely those who can provide information even though they are not directly involved in social interaction. Additional informants were representatives of 5 visitors who had come to the Bali museum. The results of the study show that the number of visits from 2014 to 2019 has always fluctuated. In the future, it is necessary to get special strategic attention to have an impact on the continuous increase in visits. The branding of Denpasar city "The Heart Of Bali" has been known by several respondents, but they do not know that the logo is used as a tourism promotion tool for the city of Denpasar. The government must be more creative and innovative by collecting various ideas to be applied into city branding.