Motivasi adalah dorongan atau kekuatan dari dalam diri seseorang yang aktif mendorong orang untuk bertingkah laku atau berbuat sesuatu untuk mencapai suatu tujuan tertentu, sedangkan prestasi adalah hasil dari usaha seseorang, baik prestasi tersebut memuaskan atau tidak. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Metode ini bertujuan untuk menggambarkan sifat sesuatu yang tengah berlangsung pada saat penelitian dilakukan dan mencari sebab-sebab dari suatu gejala. Berdasarkan hitungan korelasi product moment diperoleh nilai koefisien korelasi antara hasil penilaian angket motivasi belajar siswa dan prestasi mata pelajaran PKn pada SMP NEGERI 1 SOLEAR KAB. TANGERANG sebesar rxy = 0,66 terletak pada rentangan 0,40 – 0,70 yang menunjukkan korelasi positif yang sedang atau cukupan. Dengan memeriksa tabel nilai “r” product moment ternyata bahwa dengan df sebesar 47, pada taraf signifikansi 5% diperoleh rtabel = 0,288; sedangkan pada taraf signifikansi 1% diperoleh rtabel = 0,372. Karena rxy atau ro pada taraf signifikansi 5% dan 1% lebih besar daripada rtabel atau rt, maka Hipotesa Nol ditolak, sedangkan Hipotesa Alternatif disetujui/diterima, Motivasi belajar siswa di SMP NEGERI 1 SOLEAR KAB. TANGERANG mempunyai kontribusi sebesar 56,44% terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran PKn. Adapun 43,56% prestasi belajar mereka dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya, seperti lingkungan, perhatian orang tua, dll. Tapi dalam penelitian ini motivasilah yang cukup dominan pengaruhnya.