Musriadi Musriadi
Universitas Serambi Mekkah

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INVENTARISASI JENIS LEPIDOPTERA SEBAGAI BAHAN AJAR KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP IPA SMP DI KAWASAN HUTAN KOTA BNI KOTA BANDA ACEH Musriadi Musriadi; Mauliza Mauliza
Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.729 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v4i1.138

Abstract

Telah dilakukan Penelitian tentang “ Inventarisasi Jenis Lepidoptera Sebagai Bahan Ajar Klasifikasi Makhluk Hidup IPA SMP di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh” yang telah dilaksanakan dari tanggal 20 Juni s/d 28 juni 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengiventarisasi jenis-jenis insekta Lepidoptera pada kawasan Hutan Kota BNI kota Banda Aceh dan untuk mengetahui desain bahan ajar yang tepat untuk siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup IPA SMP. Objek dalam penelitian ini adalah jenis-jenis Lepidoptera di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh. Teknik pengolahan data melalui dua tahap hasil penelitian di olah secara deskriptif, kedua hasil inventarisasi menjadi sumber bahan ajar biologi melalui identifikasi proses dan produk menjadi bahan ajar klasifikasi makhluk hidup IPA SMP. Penelitian ini berlangsung selama 8 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis-jenis Lepidoptera yang terdapat di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh terdiri dari 7 family yang terdiri dari 20 spesies, Jenis- jenis Lepidoptera yang dijumpai pada lokasi penelitian adalah famili pieridae yang terdiri dari 5 spesies yaitu colias philodie, eurema hecabe,pieris rapae, catopsilia florella, appias lyncida, dari famili papilionidae 4 spesies yaitu papilio polites, graphium agamemnom, papilio memnom, papilio demoleus, dan dari family limatridae 6 spesies yaitu orgya australis, orgya definitie, euproctis guncula, perina sp.2, euproctis villida, euproctis grey. dari family danaidae 1 spesies yaitu tirumala sptentrionis, dari famili nimphapalidae 1 spesies yaitu junonia almana, dari famili nimpalidae 2 spesies yaitu neptis sappho, Danaus pleximus. dan dari famili lyncaidae 1 spesies yaitu arhopala fulla. (2) Setelah hasil inventarisasi di desain kedalam bahan ajar klasifikasi makhluk hidup sebagai acuan proses pembelajaran IPA.Kata kunci : inventarisasi lepidoptera, desain bahan ajar, klasifikasi 
INVENTARISASI JENIS LEPIDOPTERA SEBAGAI BAHAN AJAR KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP IPA SMP DI KAWASAN HUTAN KOTA BNI KOTA BANDA ACEH Musriadi Musriadi; Mauliza Mauliza
Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.729 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v4i1.138

Abstract

Telah dilakukan Penelitian tentang “ Inventarisasi Jenis Lepidoptera Sebagai Bahan Ajar Klasifikasi Makhluk Hidup IPA SMP di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh” yang telah dilaksanakan dari tanggal 20 Juni s/d 28 juni 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengiventarisasi jenis-jenis insekta Lepidoptera pada kawasan Hutan Kota BNI kota Banda Aceh dan untuk mengetahui desain bahan ajar yang tepat untuk siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup IPA SMP. Objek dalam penelitian ini adalah jenis-jenis Lepidoptera di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh. Teknik pengolahan data melalui dua tahap hasil penelitian di olah secara deskriptif, kedua hasil inventarisasi menjadi sumber bahan ajar biologi melalui identifikasi proses dan produk menjadi bahan ajar klasifikasi makhluk hidup IPA SMP. Penelitian ini berlangsung selama 8 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis-jenis Lepidoptera yang terdapat di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh terdiri dari 7 family yang terdiri dari 20 spesies, Jenis- jenis Lepidoptera yang dijumpai pada lokasi penelitian adalah famili pieridae yang terdiri dari 5 spesies yaitu colias philodie, eurema hecabe,pieris rapae, catopsilia florella, appias lyncida, dari famili papilionidae 4 spesies yaitu papilio polites, graphium agamemnom, papilio memnom, papilio demoleus, dan dari family limatridae 6 spesies yaitu orgya australis, orgya definitie, euproctis guncula, perina sp.2, euproctis villida, euproctis grey. dari family danaidae 1 spesies yaitu tirumala sptentrionis, dari famili nimphapalidae 1 spesies yaitu junonia almana, dari famili nimpalidae 2 spesies yaitu neptis sappho, Danaus pleximus. dan dari famili lyncaidae 1 spesies yaitu arhopala fulla. (2) Setelah hasil inventarisasi di desain kedalam bahan ajar klasifikasi makhluk hidup sebagai acuan proses pembelajaran IPA.Kata kunci : inventarisasi lepidoptera, desain bahan ajar, klasifikasi 
The Tripusat Education Strategy in Improving the Quality of Elementary School Education in Aceh Besar District Mukhlisuddin Ilyas; Musriadi Musriadi
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Hurriah: Journal of Educational Evaluation and Research
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kemanusiaan Hurriah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56806/jh.v7i1.430

Abstract

Promoting educational quality demands collaborative involvement among stakeholders outside traditional schooling. The Tripusat concept—comprising school, home, and community—embodies an integrated educational framework that fosters students’ cognitive, social, and character development. This study investigates the effect of Tripusat in improving the quality of elementary education and identifies implementation strategies in primary schools within Aceh Besar Regency. A qualitative method utilising a naturalistic phenomenological design was employed to investigate participants' actual experiences and perceptions of collaborative educational activities. Data were gathered via observations, interviews, and documentation including school principals, educators, parents, and community members. The results indicate that successful collaboration across schools, families, and communities substantially enhances student learning outcomes, fortifies character development, and fosters supportive learning environments. However, obstacles persist, such as insufficient parental engagement, coordination issues, and limitations in institutional capacity, which impede the effective execution of joint initiatives. The study emphasises the necessity of fortifying communication channels, cultivating institutional collaborations, and augmenting stakeholder engagement to optimise the execution of Tripusat. This research presents both conceptual and practical insights for enhancing educational quality via collaborative governance in primary education, along with policy-relevant recommendations for bolstering stakeholder engagement in school-based educational development.