Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INVENTARISASI HAMA INSEKTA PADA TANAMAN RAMBUTAN(Nephelium lappaceum, Linn) DAN UPAYA PEMBERANTASANNYA SECARA ALAMI DI GAMPONG SEUOT KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR Azwir Azwir; Said Nazaruddin; Chairuni AR; M. Rezeki Muamar
Jurnal Biology Education Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.52 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i2.3720

Abstract

Spesies tanaman dapat ditemui beragam spesies serangga hama seperti yang ditemukanpada tanaman rambutan (Nephelium lappaceum). Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui spesies serangga hama yang terdapat pada Tanaman rambutan (Nepheliumlappaceum) di Gampong Seuot Baroh Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, danuntuk mengetahui manfaat serangga hama pada tanaman rambutan (Nepheliumlappaceum) di Gampong Seuot Baroh Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar .Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratifdengan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dalam tiga periode waktuyaitu pada pagi (pukul 07.00-09.00 WIB), siang (10.00- 12.00 WIB) dan sore hari(15.00- 17.00 WIB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat spesies seranggahama pada tanaman rambutan (Nephelium lappaceum) yaitu 16 spesies yang terdiri dari5 ordo. Ordo coleptera terdapat 4 jenis yaitu, Henosepitachcaria sparsa, Sitonawaterhouse, Apogonia sp, Dytisticus marginalis. Ordo Hemiptera terdapat 3 jenis yaitu,Leptocorisa aratonus, Planococcus citri, Vilius melanopterus. Ordo Homopteraterdapat 3 jenis yaitu, Dundunbia manifera, Aphis gossypii, Nephotettix verescens. OrdoLepidoptera terdapat 3 jenis yaitu, Smarothglacia rupi, Plutella xylostella, lymantria sp.Ordo Orthoptera terdapat 3 jenis yaitu, Mantis religiosa, Oxya chirensis, Grayllusbimaculatus. Pemanfaatan hasil penelitian dibuat dalam bentuk buku saku, berdasarkanserangga yang teridentifikasi jenis pada setiap ordo serangga hama pada tanamanrambutan (Nephelium lappaceum).
INVENTARISASI HAMA INSEKTA PADA TANAMAN RAMBUTAN(Nephelium lappaceum, Linn) DAN UPAYA PEMBERANTASANNYA SECARA ALAMI DI GAMPONG SEUOT KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR Azwir Azwir; Said Nazaruddin; Chairuni AR; M. Rezeki Muamar
Jurnal Biology Education Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.52 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i2.3720

Abstract

Spesies tanaman dapat ditemui beragam spesies serangga hama seperti yang ditemukanpada tanaman rambutan (Nephelium lappaceum). Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui spesies serangga hama yang terdapat pada Tanaman rambutan (Nepheliumlappaceum) di Gampong Seuot Baroh Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, danuntuk mengetahui manfaat serangga hama pada tanaman rambutan (Nepheliumlappaceum) di Gampong Seuot Baroh Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar .Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratifdengan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dalam tiga periode waktuyaitu pada pagi (pukul 07.00-09.00 WIB), siang (10.00- 12.00 WIB) dan sore hari(15.00- 17.00 WIB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat spesies seranggahama pada tanaman rambutan (Nephelium lappaceum) yaitu 16 spesies yang terdiri dari5 ordo. Ordo coleptera terdapat 4 jenis yaitu, Henosepitachcaria sparsa, Sitonawaterhouse, Apogonia sp, Dytisticus marginalis. Ordo Hemiptera terdapat 3 jenis yaitu,Leptocorisa aratonus, Planococcus citri, Vilius melanopterus. Ordo Homopteraterdapat 3 jenis yaitu, Dundunbia manifera, Aphis gossypii, Nephotettix verescens. OrdoLepidoptera terdapat 3 jenis yaitu, Smarothglacia rupi, Plutella xylostella, lymantria sp.Ordo Orthoptera terdapat 3 jenis yaitu, Mantis religiosa, Oxya chirensis, Grayllusbimaculatus. Pemanfaatan hasil penelitian dibuat dalam bentuk buku saku, berdasarkanserangga yang teridentifikasi jenis pada setiap ordo serangga hama pada tanamanrambutan (Nephelium lappaceum).
Peran Guru Piaud Dalam Menstimulasi Perkembangan Neurologis Anak Sesuai Tahapan Usia Said Nazaruddin
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 5 No 2 (2023): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v5i2.268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dalam menstimulasi perkembangan neurologis anak sesuai dengan tahapan usia. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi yang digunakan guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang mendukung perkembangan sistem saraf anak sejak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, melalui analisis berbagai literatur dan hasil penelitian terbaru yang relevan dengan perkembangan otak anak dan praktik pembelajaran di lembaga PIAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulasi yang diberikan guru PIAUD memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan koneksi sinaptik otak anak, terutama dalam aspek sensorimotor, bahasa, emosi, dan fungsi eksekutif. Guru yang memahami prinsip neuroedukasi mampu menerapkan pendekatan multisensori dan kegiatan tematik yang sesuai tahap usia anak, sehingga memperkuat pertumbuhan dan konektivitas saraf. Simpulan dari studi ini menekankan bahwa peran guru PIAUD sangat strategis dalam mendukung perkembangan neurologis anak usia dini. Oleh karena itu, pelatihan berbasis neuroscience serta integrasi kurikulum yang sejalan dengan tahapan perkembangan otak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas stimulasi di lembaga pendidikan anak usia dini.
Implementasi Eksperimen Sains Sederhana dalam Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Said Nazaruddin
Educational Journal Vol. 2 No. 1 (2026): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/520knr67

Abstract

Cognitive ability is one of the developmental aspects that is essential to optimize from an early age, since this period represents a golden age that shapes the quality of development at later life stages. One learning approach considered suitable for the characteristics of young children is the simple science experiment, an activity that uses safe and readily available materials. This article aims to conceptually examine how the implementation of simple science experiments can develop the cognitive abilities of young children. The method used is a library research approach, analyzing and synthesizing relevant scholarly articles, both theoretical and empirical. The findings indicate that simple science experiments, such as the self-inflating balloon experiment, the floating-sinking egg experiment, soap bubbles, and color mixing, provide concrete learning experiences that align with Piaget's preoperational stage of cognitive development. Such activities have been shown to foster children's understanding of cause-and-effect relationships, classification skills, simple problem solving, curiosity, and observational ability. The success of implementation is influenced by teacher creativity, the availability of tools and materials, and a supportive learning environment. This study recommends that early childhood educators design simple science experiment activities in a structured and sustainable manner as part of a cognitive development strategy.