Sebagai sekolah yang dahulunya merupakan rintisan sekolah bertaraf internasional, SMK Negeri 1 Bangli menuntut para siswanya untuk fasih dalam berbahasa Inggris. Dengan minimnya penggunaan Bahasa Bali dalam proses pembelajaran, akan membawa pengaruh terhadap pemahaman siswa terhadap penggunaan Bahasa Bali, yang juga akan mempengaruhi kesantunan berbahasa Bali tersebut. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini ada tiga permasalahan yang akan dibahas antara lain: (1) bagaimanakah kesantunan berbahasa Bali dalam pergaulan di SMK N 1 Bangli? (2) faktor-faktor apakah yang mempengaruhi kesantunan berbahasa Bali dalam pergaulan di SMK N 1 Bangli? (3) bagaimanakah persepsi guru dan pegawai terhadap kesantunan berbahasa Bali siswa-siswi SMK N 1 Bangli dalam pergaulannya di sekolah? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kesantunan berbahasa Bali dalam pergaulan di SMK N 1 Bangli, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kesantunan berbahasa Bali dalam pergaulan di SMK N 1 Bangli, (3) persepsi guru dan pegawai terhadap kesantunan berbahasa Bali siswa-siswi SMK N 1 Bangli dalam pergaulannya di sekolah. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah: Teori Pragmatik dari Leech, Teori Ragam Bahasa dari Suwito, dan Teori Persepsi dari Gibson. Subyek penelitian ini adalah warga SMK Negeri 1 Bangli. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi tidak berstruktur, wawancara tidak berstruktur, kepustakaan dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan (1) tuturan dalam pergaulan di SMK N 1 Bangli tidak ada yang melanggar maksim dari Leech, (2) faktor yang mempengaruhi kesantunan berbahasa Bali daam pergaulan di SMK N 1 Bangli terdiri dari faktor sosio-situasional, dan variasi bahasa, (3) guru dan pegawai memiliki persepsi terhadap pergaulan siswa-siswi di sekolah sangat santun. Dari analisis data maka dapat disimpulkan: (1) tuturan dalam pergaulan di SMK N 1 Bangli sangat santun dengan terpenuhinya keenam maksim kesantunan Leech, (2) faktor sisio-situasioanal dan variasi bahasa sangat berpengaruh terhadap kesantuan berbahasa Bali di SMK N 1 Bangli, (3) sebagian besar guru dan pegawai memiliki persepsi bahwa tuturan siswa-siswi SMK N 1 Bangli adalah tutran yang santun. Kata kunci: kesantunan, berbahasa Bali, maksim kesantunan,tuturan.