Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Mengembangkan Potensi dan Kreativitas Pemuda Dalam Meningkatkan Potensi Desa Wisata Melalui Media Sosial Network Mashur Mashur; Dedi Riswandi
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPTEK berkembang pesat. Dengan ini kemudian, kegiatan literasi lebih mudah dikembangkan untuk menciptakan informasi-informasi yang menarik dan mampu menjadi instrument strategis sebagai strategi promosi. Terlebih lagi, jika informasi-informasi berupa tulisan kreatif menyajikan informasi tentang potensi alam, ekonomi dan kawasan suatu wilayah dengan mudah diakses melalui internet yang bisa dimanfaatkan pemangku kepentingan; pemerintah daerah hingga pengelola objek wisata.
Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) Melalui Asosiasi Pedagang Bersyari’ah Desa Pagutan Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah Dedi Riswandi; Mashur Mashur; Ahmad Sibawai
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.545

Abstract

Kegiatan ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan pemberdayaan dan pendampingan. Pendekatan pemberdayaan meliputi: Pemberdayaan UKM berdasarkan prinsip Syariah dalam setiap rangkaian transaksi usaha, Pemberdayaan kewirausahaan yang kreatif, inovatif dan profesional, Pemberdayaan media on-line sebagai alat promosi dalam memasarkan produk, Membentuk satu kerja sama yang baik antara pelaku UKM dan pihak lembaga keuangan. Sedangkan metode pendampingan meliputi: Pendampingan UKM dalam setiap pelaksanaan usaha, Pendampingan penguatan jaringan dalam kegiatan promosi dan pemasaran, Pendampingan dalam manajemen pengelolaan keuangan, Pendampingan kerjasama dengan lembaga keuangan maupun instansi pemerintah. Dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini, dapat meningkatkan kemandirian dan motivasi kewirausahaan bagi masyarakat, bertambahnya wawasan masyarakat tentang praktik usaha dengan prinsip Syariah, peningkatan iklim usaha yang baik bagi masyarakat, ketersediaan pinjaman modal usaha bagi masyarakat untuk pengembangan usaha, penerapan dan implementasi sistem syariah dalam setiap aktivitas ekonomi, serta mampu memberikan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat desa Pagutan Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah.
Analisis Penerapan Etika Bisnis Syariah Di Pasar Tradisional Lendang Bajur Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB) Mashur Mashur; Abdul Muttalib
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0602/econetica.v1i1.81

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan etika bisnis syariah di Pasar Tradisional Lendang Bajur Gunungsari Lombok Barat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Langkah analisis data yang digunakan adalah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa telah adanya penerapan etika bisnis syariah di pasar tradisional Lendang Bajur Gunungsari Lobar, walaupun sebagian kecil masih belum menerapkan etika bisnis syariah. Diantara penerapan etika bisnis syariah yang dilakukan oleh pedagang pasar Tradisional Lendang Bajur adalah menghindari penjualan barang haram, toleransi untuk menangguhkan pembayaran, adanya khiyar dalam tawar menawar harga barang, tidak ada unsur monopoli harga barang. Adapun bentuk pelanggaran etika bisnis sebagai berikut: masih terjadi praktek rentenir, penjualan minuman beralkohol, masih ditemukan campuran barang yang baik dengan yang buruk
Penerapan Etika Bisnis Islam Di Pasar Hiburan Taman Kota Sandik Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat Dedi Riswandi; Mashur Mashur
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0602/econetica.v2i2.106

Abstract

Abstrak Perkembangan zaman ditandai dengan perkembangan ekonomi yang semakin pesat sehingga menimbulkan persaingan bisnis yang semakin tinggi. Dengan persaingan tersebut pelaku bisnis bisa menggunakan segala cara untuk mendapatkan keuntungan bahkan para pelaku bisnis sering mengabaikan etika dalam menjalankan bisnisnya. Prilaku yang menyimpang banyak ditemukan di Pasar Hiburan Taman Kota Sandik Kec. Batulayar Kabupaten Lombok Barat antara lain: pengurangan takaran dari timbangan, campuran barang kualitas buruk dengan kualitas baik, dan juga beberapa pedagang memberikan pelayanan yang kurang bersahabat. Sehingga peneliti ingin mengetahui lebih dalam tentang penerapan etika bisnis Islam di Pasar Hiburan Taman Kota Sandik Kec. Batulayar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Meneliti fenomena-fenomena dan praktik-praktik transaksi bisnis yang terjadi di tengah-tengah masyarakat secara umum. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis datanya bersifat Deskriptif Analisis dimana data yang diperoleh dianalisis dan kemudian diberikan penjelasan dan kesimpulan. Etika Bisnis Islam yang sebenarnya adalah bisnis yang tidak mengabaikan etika, moral dan akhlak sehingga memberikan dampak positif bagi konsumen dan dapat menumbuhkan loyalitas konsumen. Karena keberlangsungan bisnis akan sangat bergantung pada etika, moral dan akhlak para pelaku bisnis. Target yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan Etika Bisnis Islam dalam setiap transaksi bisnis dan tentunya tulisan ini diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi akademisi dan praktisi melalui penerbitan di jurnal nasional.
Islamic Business Ethics in Tourism Economy: Implementation of Islamic Economic Principles among Street Vendors in Gili Air, North Lombok Mashur Mashur; Dedi Riswandi; Ahmad Rafsanjani
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v5i1.471

Abstract

This study explores the implementation of Islamic economic principles and business ethics among street vendors operating within the tourism economy of Gili Air, North Lombok, Indonesia. The research is motivated by the growing significance of Islamic ethical frameworks in promoting fairness, honesty, and social justice in business practices, especially within informal microeconomic sectors linked to tourism. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving Muslim street vendors engaged in daily trading activities around the Gili Air tourism area. The findings reveal that most vendors possess a basic understanding of Islamic business ethics such as honesty (ṣidq), trustworthiness (amānah), justice (ʿadl), and mutual benefit (taʿāwun). However, the practical application of these principles varies, depending on individual awareness, economic pressure, and market competition. The study also identifies that social interaction and community solidarity play important roles in shaping ethical conduct. In general, Islamic values are not only reflected in transactional behavior but also in the vendors’ spiritual attitudes, which influence how they perceive work as a form of worship (ʿibādah). The research concludes that strengthening Islamic business ethics in the local tourism economy requires continuous education, moral guidance, and institutional support to ensure the sustainability of ethical practices in micro-trading activities. This study contributes to the discourse on Islamic economics by linking ethical behavior to the dynamics of informal trade in tourism-based local economies.