Muhammad Saekul Mujahidin
Universitas Islam Negeri Walisongo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Surga dan Neraka, Kekekalan Umat Manusia di akhirat Perspektif al-Quran Muhammad Saekul Mujahidin
TASAMUH: Jurnal Studi Islam Vol 13 No 1 (2021): Tasamuh: Jurnal Studi Islam
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/tasamuh.v13i1.369

Abstract

Pada hakekatnya surga dan neraka adalah ciptaan Allah swt. dengan kata lain surga dan neraka adalah sebagai makhluk. Namun hal ini tidak berarti surga dan neraka tidak kekal karena merupakan ciptaan Allah (makhluk), tetap surga dan neraka dikekalkan atas kuasa Allah swt, kekekalan Allah dengan kekekalan makhluk-Nya jelas berbeda. Kekekalan Allah swt. adalah berdasarkan zat-Nya dan kekalnya surga dan neraka adalah karena Allah sendiri yang berkehendak untuk memberikannya. Sekalipun begitu, terdapat pula golongan-golongan orang yang menganggap dirinya akan masuk surga selamanya, akan tetapi narasi tersebut tidak berlaku dihadapan Allah swt yang memiliki segalanya, karena agar bisa kekal di surga maupun neraka mempunyai pedoman-pedoman tertentu. bentuk penelitian ini menggunakan Library Research (penelitian kepustakaan) yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data sebanyak-banyaknya, mengklarifikasi serta menelaah beberapa literatur yang berkaitan dengan penelitian yang di bahas. al-Qur’an tidak hanya menginformasikan gambaran atau bentuk surga dan neraka tetapi sekaligus menginformasikan siapa saja penghuni surag dan neraka yang kekal abadi, salah satunya seperti seseorang harus beriman agar dirinya bisa masuk surga, begitupun juga penduduk neraka yang dihuni oleh orang-orang yang tidak mau beriman. Maka kekalnya surga dan neraka adalah kehendak Allah swt. karena urusan mengekalkan surga dan neraka, penghuninya dan nikmatnya diserahkan sepenunya kepada Allah. Allah swt. Maha Berkuasa terhadap sesuatu dan Dia dapat melakukan apa yang dikehendaki-Nya. Kata Kunci : Surga, Neraka, Kekekalan, al-Qur`an
Kritik Asghar Ali Engineer Terhadap Teologi Islam Klasik Muhammad Saekul Mujahidin
Tasamuh: Jurnal Studi Islam Vol 15 No 1 (2023): Tasamuh: Jurnal Studi Islam
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/tasamuh.v15i1.822

Abstract

The purpose of this paper is to find out Asghar Ali Engineer's thoughts on Islamic theology. This research is an analysis of the texts obtained through a qualitative study process, the primary data in this study are the writings of Asghar Ali Engineer and the secondary data in the form of writings that support Islamic theological thinking. The result of this research is Asghar Ali Engineer wants to emphasize the liberation of the oppressed who are not bound by theology and reject the existence of oppression, persecution, and human exploitation by humans. Asghar Ali Engineer wants three practical framework concepts in his liberation theology, namely: First, the concept of monotheism, which not only refers to the oneness of God, but also to the unity of mankind. Second, the concept of faith is not only interpreted as a matter of believing in God, but people who believe must be trustworthy, strive to create peace and order that are serious about creating a just and prosperous society, and believe in values. about the good in life. Third, the concept of jihad which is defined as a dynamic and consistent struggle to eliminate exploitation, corruption, and various forms of injustice