Ika Sartika Ambarsari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI ANALISIS MULTI-STREAM ANALYSER (MSA) PADA PABRIK PENGOLAHAN SEBAGAI DATA DASAR BAGI OPERATOR DAN METALURGI PT. NEWMONT NUSA TENGGARA BARAT Ika Sartika Ambarsari
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multi-System Analyser (MSA) adalah suatu alat ukur yang bisa menganalisa secara simultan lebih dari 20 unsur, yaitu unsur – unsur yang berada di tabel prodik dari Ca hingga yang tertinggi. Penganalisaan dapat dilakukan dengan menggunakan teknik X-Ray Flourecences ( XRF ). Pabrik pengolahan tembaga PTNNT area grinding, scavenger dan cleaner merupakan area yang menganalisa slurry dengan teknologi MSA sehingga penganalisaan berlangsung secara kontinu. Pengolahannya dilakukan secara flotasi dengan menerapkan High – Tech pada proses serta peralatan yang digunakan. Cakupan area yang begitu luas, keterbatasan kinerja karyawan serta pemantauan target produksi menyebabkan PTNNT memerlukan suatu sistem yang bisa mengontrol, menganalisa serta bekerja secara simultan pada area pabrik pengolahan. Dari hasil perhitungan resolusi, element – element yang terbaca pada slurry menunjukkan penganalisaan slurry oleh MSA serta hasil analisa dari metalurgi. Data-data yang telah diolah kemudian dirangkum sehingga dapat diketahui perbedaan hasil analisa antara MSA dan metalurgi serta dapat diketahui faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil kedua analisa tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui kestabilan probe ( resolusi ) MSA pada area grinding mengalami penurunan penganalisaan yang disebabkan oleh habisnya masa paruh waktu radiasinya sehingga terjadi perbandingan yang jauh antara kedua hasil analisa. Olehnya itu, pergantian alat secara over all harus segera dilakukan. Namun, berbicara waktu dan target perusahaan dalam menghasilkan produk memerlukan penanganan sementara yaitu dengan pemakaian biskuit yang memiliki element – element sesuai pembacaan radiasi.
Analisis Kinerja Operasional Pemboran Jacro 200: Studi Kasus di PT Ceria Nugraha Indotama Kabupaten Kolaka Khaenun Nisa; Muhardi Mustafa; Ika Sartika Ambarsari
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 7, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v7i1.39661

Abstract

Kegiatan pemboran eksplorasi nikel nantinya memiliki peran yang penting untuk memperoleh data geologi, ketebalan lapisan pertambangan, serta pengendalian kadar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin bor Jacro 200 dalam mencapai target pemboran pada eksplorasi nikel laterit di Blok A PT Ceria Nugraha Indotama. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui observasi lapangan dan pengolahan data sekunder yang meliputi siklus waktu, waktu kerja efektif, efisiensi kerja, produktivitas dan ketersediaan mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketersediaan fisik dan mekanik tergolong sangat baik ( ketersediaan fisik 97,21-100% dan ketersediaan mekanis 95,17-100%), serta efektivitas penggunaan ( pemanfaatan efektif 66,05-73,89%) telah memenuhi standar, namun nilai ketersediaan penggunaan ( pemanfaatan ketersediaan 66,05-74,25%) masih di bawah standar (75%) akibat kesulitan. Produktivitas mencapai 193,09 meter dengan waktu kerja efektif 75 jam dan persentase pencapaian sebesar 229,87% dari target, yang menunjukkan kinerja mesin sangat optimal. Kesimpulannya, mesin bor Jacro 200 memiliki kinerja mesin yang sangat baik dalam mendukung kegiatan pemboran eksplorasi, meskipun masih diperlukan optimalisasi pemanfaatan waktu kerja untuk meningkatkan efisiensi penggunaan mesin secara keseluruhan.