Daniel A.N. Apituley
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pattimura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komposisi Mineral Sisik Ikan Kakap Merah (Lutjanus sp.) dan Kakatua (Scarus sp.) dengan Perendaman Asam Cindy Regina Magdalena Loppies; Daniel A.N. Apituley; D. Soukotta Soukotta
Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan Vol. 7 (2020): PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL VII KELAUTAN DAN PERIKANAN UNHAS
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poduksi ikan kakap merah dan ikan kakatua biasanya dihasilkan limbah sebesar 58,5% diantara limbah tersebut terdapat sisik yang belum dimanfaatkan secara optimal. Sisik ikan memiliki kandungan mineral dan dapat digunakan untuk produk pangan, namun kendalanya bau amis, bau amis ini biasanya dihilangkan sengan penggunaan asam jeruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan mineral makro dan mineral mikro dari sisik ikan kakap merah (Lutjanus sp.) dan sisik ikan kakatua (Scarus sp.) segar yang diberikan perlakuan perendaman larutan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan lemon kasturi (Citrus mitis). Dalam penelitian ini dilakukan pengamatan secara objektif, meliputi parameter analisa mineral makro (Kalsium (Ca), fosfor (P), magnesium (Mg), natrium (Na), dan Kalium (K)) dan mineral mikro (Besi (Fe), Iodium (I), tembaga (Cu), dan seng (Zn)).Penelitian ini menggunakan tiga perlakuan yaitu sisikikan segar, sisik ikan rendaman C .microcarpa dan, sisik ikan rendaman C. aurantifolia kemudian semuanya dipresto. Hasil analisis menunjukan sisik ikan kakap merah dan sisik ikan kakatua mengandung 9 jenis mineral yang terdiri atas 5 jenis mineral makro dan 3 jenis mineral mikro. Kandungan mineral makro tertinggi terkandung pada sisik ikan kakap merah (Lutjanus sp.) yang diberikan perlakuan perendaman asam C. Aurantifolia yaitu Kalium sebesar 157,09 mg/Kg dan yang terendah terdapat pada sisik ikan kakatua (Famili Scaridae) yang diberikan perlakuan perendaman asam C. Mitis, sebesar 0,36 mg/Kg. Pada mineral mikro kandungan tertinggi terdapat pada sisik ikan kakap merah (Lutjanus sp.) dengan perlakuan perendaman C. Mitis yaitu Seng dengan kandungan sebesar 59,22 mg/Kg dan yang terendah terjadi pada mineral Tembaga dimana rata-rata mengandung <0,25 mg/Kg.Kata kunci: sisik ikan, mineral makro dan mikro