Articles
Proses Desain Kursi dengan Memanfaatkan Modul Silinder dari Bonggol Jagung
Priskila Indah Saptorini;
Andry Masri
Jurnal Desain Indonesia. Vol 2 No 1 (2020): Desain Sebagai Sebuah Penelitian
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52265/jdi.v2i1.30
One of the results of the exploration of corncobs is a cylindrical module. In this research, the cylindrical module will be used as a component in the chair, so that the search for the right technique and appropriate design will be made so that it can become a strong unit to be used as a chair. So, the purpose of this design process is to produce an appropriate chair design and in accordance with the techniques in utilizing cylindrical corncobs module, to get a compromise value from the novelty with module assembly techniques that must be able to function properly. The role of research for Design Project 5 and Professional Work is to find and test the material of corn cobs woven with rope as a component of a chair's seat base. The research method used was an experiment. The results showed a novelty and obtained a product made from corncobs in the form of a cylinder that can function well as a chair component.
A Kompromisitas Antara Kreasi dan Produksi Produk Berbahan Baku Bonggol Jagung
Andry Masri
Jurnal Desain Indonesia. Vol 2 No 2 (2020): Desain dan Kehidupan sehari hari
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52265/jdi.v2i2.74
Didasarkan pada hasil penelitian sebelumnya, diperoleh kesimpulan bahwa karakteristik bonggol jagung sebagai sebuah bahan baku alternatif dapat menghasilkan produk yang dapat menjadi komoditi yang memiliki peluang ekonomi yang baik. Hal ini sangat didukung oleh kenyataan bahwa bonggol jagung dapat dengan mudah diperoleh hampir diseluruh wilayah Indonesia, dan hingga saat ini belum dimanfaatkan secara ekonomi. Penelitian sebelumnya baru membuktikan bahwa bonggol jagung dapat dijadikan sebagai bahan baku yang mampu memberi nilai keunikan pada produk yang dihasilkan. Penelitian saat ini ditekankan pada aspek efesiensi produksi yang dikompromikan dengan aspek kreasi yang sebelumnya memberi penekanan pada keunikan produk, yang dijadikan sebuah nilai tawar bagi komoditi yang dihasilkan. Penekanan ini diberikan karena pada penelitian sebelumnya variabel kecepatan produksi, karakteristik mesin produksi yang sesuai belum digunakan. Dengan penekanan pada aspek produksi dan kesesuaian mesin produksi diharapkan kreasi berbahan baku bonggol jagung dapat menjadi salah satu komoditi industri yang realistis. Untuk dapat menjadi komoditi industri, diperlukan bentuk produk (kreasi) yang layak industri, efesien dan efektif dari sisi produksi sejalan dengan tetap memiliki kualitas visual yang mendukung terhadap nilai pemasaran. Penelitian akan diawali oleh evaluasi terhadap desain produk berbahan baku bonggol jagung yang pernah dihasilkan. Evaluasi ditekankan pada efesiensi yang dapat dihasilkan oleh mesin yang saat ini digunakan. Hasil evaluasi akan menghasilkan kriteria terhadap kemampuan mesin yang seharusnya tepat digunakan. Paralel terhadap perancangan mesin produksi tersebut, akan dirancang beberapa desain yang tetap memiliki nilai visual yang baik akan tetapi memiliki kesesuaian dengan produk yang dirancang. Melalui metoda beberapa kali iterasi terhadap eksperimentasi akan diperoleh kriteria bentuk yang layak industri dan mesin produksi yang sesuai dengan karakteristik bahan baku konvensional tersebut. Hal ini sangat diperlukan karena bonggol jagung memiliki karakteristik material sendiri yang berbeda sehingga menuntut adanya kesesuaian dari mesin-mesin produksi yang saat ini ada secara konvensional. Hasil penelitian menawarkan sekitar 24 produk prototype kreasi berbahan baku bonggol jagung yang teruji yang dihasilkan oleh mesin produksi yang layak secara industri dan pasar sebagai tawaran baru bagi dunia usaha di Indonesia.
Perancangan Desain Produk Speaker Bluetooth Bahan Baku Bonggol
mufti ghifari;
Andry masri
Jurnal Desain Indonesia. Vol 4 No 2 (2022): Hari Desain Produk Industri Dunia
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52265/jdi.v4i2.197
Penelitian yang dilakukan adalah lanjutan dari proses rangkaian proyek desain sebelumnya dari kegiatan penelitian pada program Matching Fund platform Kedaireka 2021 yang diadakan oleh ITENAS, yaitu pemanfaatan limbah bonggol jagung di desa Rancakalong, Sumedang menjadi produk yang memiliki nilai jual. Peluang yang dimiliki dari hasil ekplorasi limbah bonggol jagung sangat luas, salah satu peluang yang bisa dilakukan adalah mengolah limbah bonggol jagung menjadi produk speaker bluetooth. Perancangan ini melalui proses produksi dengan menggunakan teknik laminasi dan juga memanfaatkan karakteristik bonggol jagung yaitu teknik bending. Produk ini juga mengkompromikan antara nilai kebaruan yang ditawarkan dengan faktor produksi agar memperoleh real cost sebagai dasar untuk memperoleh kelayakan harga jual. Metoda yang digunakan pada perancangan ini adalah desain iteratif. Pada akhir penelitian dihasilkan luaran berupa prototype produk speaker bluetooth. Kebaruan dari penelitian ini adalah penggunaan material bonggol jagung sebagai material utama dan penggunaan perlakuan teknik bending pada proses pembuatan produk.
Perancangan Coffee Table Bonggol Jagung Dengan Memanfaatkan Karakteristik Fisik Bonggol
Zahra Nuriafadsa Ramdini;
Andry Masri
Jurnal Desain Indonesia. Vol 4 No 2 (2022): Hari Desain Produk Industri Dunia
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52265/jdi.v4i1.198
Penelitian ini adalah perancangan produk coffee table dengan material bonggol jagung yang mengkompromikan nilai kebaruan yang ditawarkan dengan faktor produksi agar memperoleh real cost sebagai dasar pertimbangan harga jual. Proses produksi coffee table yang dirancang menggunakan teknik lamisi. Teknik pengolahan yang dipilih adalah teknik bending. Penelitian ini dilakukan di Craftindo Kreasi Bandung tepatnya berlokasi di JI. Terusan ciliwung no. 10, dan merupakan kelanjutan dari kegiatan penelitian pada program matching fund platform kedaireka 2021. Pada penelitian sebelumnya tersebut telah dihasilkan coffee table dengan material bonggol jagung, akan tetapi tidak menggunakan teknik bending. Perancangan ini dilatari oleh peluang berdasarkan dari penelitian sebelumnya, yaitu (1) industri sudah mengasilkan berbagai macam komoditi, namun belum ada pernah mencoba membuat produk coffee table. (2) Sumber material ponggol jagung dapat diperoleh di perbagai daerah Jawa Barat danbdapat tersedia per 4 bulan. (3) Pada penelitian sebelumnya telah dihasilkan coffee table dengan material bonggol jagung yang perlu dikembangkan dengan memanfaatkan peluang karakteristik bonggol jagung yang sudah dilakukan studi material pada penelitian sebelumnya yaitu teknik banding. Metoda yang digunakan pada perancangan ini adalah iterasi desain. Pada akhir penelitian dihasilkan luaran berupa prototype produk coffee table dengan teknik bending. Kebaruan dari penelitian ini adalah penggunaan bonggol jagung sebagai material utama dan penggunaan teknik bending saat produksi.
Desain Produk Handbag dari Limbah Kain Cordura (upcycling fashion) Melalui Pendekatan Eksplorasi Material
Adisti Ratna Delia;
Andry Masri
Jurnal Desain Indonesia. Vol 5 No 2 (2023): DISCURSIVE DESIGN
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52265/jdi.v5i2.252
Penelitian ini adalah perancangan lanjutan dari rangkaian Proyek Desain sebelumnya yaitu desain produk tas dari limbah kain cordura, namun pada penelitian ini difokuskan pada produk handbag. pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksplorasi material sehingga fokus penelitian berupa kreasi produk yang dihasilkan dari eksplorasi terpilih, penelitian ini dilatari oleh peluang belum adanya pemanfaatan dari limbah kain cordura yang dihasilkan CV Akhtar Bag Makers dan lanjutan proyek sebelumnya yang belum optimal. Perancangan ini melalui proses eksplorasi yang berbeda dari sebelumnya yaitu dengan memberi perlakuan berbeda seperti dijahit, dipanaskan, dan dikukus. Metoda yang digunakan pada perancangan ini adalah design by doing, dan pada akhir penelitian dihasilkan luaran berupa prototype produk handbag dari limbah kain cordura atau upcycling fashion yang memiliki nilai jual. Kebaruan dari penelitian ini adalah belum adanya produk handbag dari limbah kain cordura yang melalui proses eksplorasi yang dilakukan.
Eksplorasi Teknik Twisting pada Material Bonggol Jagung
Radhika BIzanthiyum Hizrafi Risteruw;
Andry Masri
Jurnal Desain Indonesia. Vol 5 No 2 (2023): DISCURSIVE DESIGN
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52265/jdi.v5i2.310
This research is an exploration of the form of corn cobs using the twisting technique. This technique involves applying pressure to the two ends of the corn cob module in opposite directions. The research also includes experiments to multiply the twisted modules using a mold. This study is a development of previous research that utilized bending on corn cob materials by first making the corn cobs soft. The aim of this research is to discover new forms, as previous research tends to utilize cylindrical modules and geometric shapes resulting from lamination techniques and bending techniques. At the end of the research, a composition of corn cob modules using the twisting technique is created, aiming to find the appropriate composition to serve as the basis for product design. This research is conducted through a direct experimental approach on corn cob materials at the corn cob processing industry in PT Matahati Kreasi Nusantara, Bandung.
Pemanfaatan Teknik Bending pada Bonggol Jagung Untuk Perancangan Produk Aksesori Fashion
Masri, Andry;
Camila, Shafira Cahya
Jurnal Desain Indonesia. Vol 7 No 1 (2025): Lokalitas dan Perbincangan Budaya dalam Desain
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52265/jdi.v7i1.544
Penelitian ini merupakan perancangan produk aksesori fashionberbahan baku limbah produksi bonggol jagung dengan pendekatan eksplorasi, memanfaatkan teknik bending, twist dan kintsugi. Pada penelitian dilakukan juga penggabungan modul dari hasil eksplorasi, sehingga penelitian ini memiliki kebaruann pada hasil desain yang mampu memunculkan karakteristik material. Latar belakang penelitian ini adalah teknik yang digunakan pada penelitian belum pernah dilakukan oleh perusahaan tempat magang sebelumnya, kecuali teknik bending. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah desain berbasis eksperimen, yang dilakukan dengan pendekatan eksplorasi langsung terhadap material pada industri pengolahan limbah bonggol jagung di PT.Matahati Kreasi Nusantara, Bandung. Pada akhir penelitian dihasilkan produk perhiasan yang terbuat dari material bonggol jagung yang dihasilkan dari gabungan teknik bending, twist, dan kintsugi
Perancangan Produk Rak Melalui Pendekatan Design Berbasis Eksperimen
Septia, Resmelani;
Masri, Andry
Jurnal Desain Indonesia. Vol 7 No 02 (2025): Desain untuk Masa Depan : Apa selanjutnya ?
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52265/jdi.v7i02.618
This study focuses on the development of innovative shelf designs by utilizing the bending lamination technique on corn cobs. The design method used is a direct experiment-based design method involving five stages, starting with the empathize stage and ending with the testing stage through market testing through exhibitions. The main strategy in this design research is optimizing the use of corn cobs formed with a 35 cm diameter cylindrical mold made of stainless steel. The output of the study is a shelf prototype made of corn cobs produced through the bending lamination technique combined with teak wood and multiplex as product supports. An important finding of this study is the optimization of the bending lamination technique in making shelves that offer creative novelty value. This research was conducted at PT. Matahati Kreasi Nusantara for one month. Keywords: Corn Cob Shelves, Corn Cob Creative Novelty, Corn Cob Lamination Bending Technique.