Manna Proxia Theater (MPT) adalah sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Pelita Harapan (UPH) yang bergelut di bidang seni peran. Keunikan pengelolaan MPT adalah karena ia lahir di bawah pengelolaan pendidikan yang memiliki kontrol ketat khas Universitas Pelita Harapan, namun pada perkembangannya juga dikelola bersama dengan mahasiswa melalui Badan Pengurus Harian (BPH-MPT). Pada saat ini, MPT menghadapi berbagai tantangan seperti minimnya fasilitas, regulasi yang memberatkan, dan dukungan dana yang kurang. Bagaimanapun, terdapat pula peluang pengembangan MPT seiring tumbuhnya industri kreatif serta teknologi di Jakarta. Untuk itu, MPT perlu memiliki strategi pengelolaan yang dapat mengakomodasi sumber daya yang dimilikinya terus berkembang sebagai sebuah UKM. Analisa SWOT diaplikasikan untuk mengidentifikasi dan menganalisa eksistensi MPT saat ini dan bagaimana MPT dapat terus mempertahankan produktifitasnya tanpa kehilangan orientasinya. Penelitian dilakukan dengan mewawancarai beberapa pihak kunci (key person) di MPT dan memformulasikan hasilnya dalam sajian Matriks IE, Kuadran SWOT, dan Matriks SWOT. Hasilnya, ditemukan bahwa kondisi MPT saat ini berada dalam posisi potensial untuk tumbuh dan melakukan perluasan pasar. Oleh karena itu, diperlukan berbagai strategi seperti memperluas pasar, mengembangkan produk baru, membangun integrasi dengan berbagai pihak, dan selalu menghadirkan karya yang unik dan menarik perhatian mahasiswa UPH.