This Author published in this journals
All Journal Tumotowa
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Jejak Budaya Megalitik Minahasa Selatan Tinjauan atas jenis dan sebaran artefaktual Ipak Fahriani
Tumotowa Vol 1 No 1 (2018): Tumotowa
Publisher : Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/tmt.v1i1.5

Abstract

Tinggalan kepurbakalaan yang menunjukkan adanya migrasi manusia dan  persebaran budaya di wilayah Sulawesi Utara cukup banyak ditemukan, umumnya berupa situs-situs permukiman berciri megalitik, berciri paleolitik-neolitik, dan situs berciri neolitik-paleometalik, tidak terkecuali situs-situs yang ditemukan di Minahasa bagian selatan. Tinggalan-tinggalan arkeologi yang menunjukkan adanya aktifitas masa lampau di Minahasa Selatan ditemukan hampir di seluruh wilayah yang merupakan bagian dari Minahasa Selatan. Jejak-jejak budaya yang ada menunjukkan tingkatan masa yang sama, berupa budaya megalitik yang cukup berkembang di wilayah ini, hal ini jelas terlihat dari sebaran tinggalan megalitik yang cukup melimpah.
The Art on Megalithical Relics of Waruga in North Minahasa Ipak Fahriani
Tumotowa Vol 1 No 2 (2018): Tumotowa
Publisher : Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/tmt.v1i2.13

Abstract

Wilayah Minahasa merupakan daerah yang cukup potensial memiliki tinggalan budaya megalitik, salah satunya adalah wadah kubur batu “waruga”, yang tersebar di hampir seluruh bagian wilayah Minahasa. Salah satu keunikan kubur batu waruga ini terletak pada Ragam hias yang terdapat pada bagian wadah dan tutup waruga. Penggambaran ragam hias pada obyek tersebut ternyata memiliki berbagai fungsi, sehingga menarik untuk dikaji bagaimana perkembangan budaya Minahasa melalui ragam hias yang ada di Waruga. Pengumpulan data dalam tulisan ini bersifat deskriptif yang diperoleh berdasarkan survei yang dilakukan terhadap situs Waruga di Minahasa Utara. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, ternyata dapat diperkirakan adanya pengetahuan tentang kepercayaan dan seni yang berkembang pada masa berlangsungnya budaya Megalitik di wilayah ini, sehingga dapat diperoleh gambaran  tentang berbagai aktivitas yang  pernah terjadi  di wilayah Minahasa pada masa lampau.
PERMUKIMAN MASA PRASEJARAH DI SULAWESI UTARA Ipak Fahriani
Tumotowa Vol 2 No 2 (2019): Tumotowa
Publisher : Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/tmt.v2i2.32

Abstract

Sulawesi Utara merupakan salah satu wilayah dengan potensi tinggalan situs permukiman yang cukup beragam, sehingga menarik untuk dikaji dan diteliti, terutama berbagai aktifitas yang pernah hadir di wilayah ini pada masa lampau. Tulisan ini bertujuan untuk mengemukakan potensi sebaran situs permukiman yang ada di wilayah Sulawesi utara, sehingga dapat diketahui pola permukiman pada masa lampau, terutama pada masa berburu dan mengumpulkan makanan serta masa bercocok tanam serta masa megalit di Sulawesi Utara. Dari hasil penelitian survei dan ekskavasi Balai Arkeologi Sulawesi Utara, berhasil diketahui dan diidentifikasi beberapa situs permukiman di Sulawesi Utara. Analisis spesifik, kontekstual, fungsional serta analisis keruangan menghasilkan beberapa katagori situs di wilayah ini, yang bersifat penguburan dan pemujaan, perbengkelan, dan hunian. Kesimpulannya adalah sebaran situs permukiman yang ada di wilayah Sulawesi Utara cukup berpotensi untuk diteliti lebih lanjut sebagai salah satu kajian permukiman situs prasejarah yang ada di Indonesia secara umum dan Sulawesi pada khususnya.