This Author published in this journals
All Journal Tumotowa
Irfanuddin Wahid Marzuki
Balai Arkeologi DI Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TONDANO MASA KOLONIAL: Kota Kolonial Berwajah Tradisional Irfanuddin Wahid Marzuki
Tumotowa Vol 2 No 1 (2019): Tumotowa
Publisher : Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/tmt.v2i1.27

Abstract

Tondano merupakan salah satu kota di pedalaman Minahasa yang ramai dan menjadi pusat pemerintahan tradisional Minahasa semenjak sebelum kedatangan bangsa Eropa. Pada masa pemerintahan colonial, Tondano menjadi ibukota afdelling Tondano dengan wilayah meliputi Tondano dan negeri-negeri sekitar Danau Tondano. Pola tata kota Tondano dirancang oleh pemerintah colonial Inggris pada masa pemerintahan Residen Jansen tahun 1810. Pusat kota berupa lapangan yang dikelilingi permukiman, perkantoran, pasar, sekolah, dan rumah ibadah. Pola permukiman berbentuk blok yang dibatasi dengan jalan-jalan. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kajian arkeologi perkotaan. Unit pengkajian meliputi lingkungan fisik, tinggalan arkeologi, toponim, dan sumber sejarah. Tahap penelitian meliputi tahap pengumpulan data, analisis data, interpretasi data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pola tata ruang kota Tondano merupakan pola tata ruang kota colonial baru, tetapi permukiman kota didominasi rumah-rumah tradisional Minahasa.