Hotden L Nainggolan
Universitas HKBP Nommensen Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH FAKTOR SOSIAL DAN EKONOMI TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DALAM SISTEM INTEGRASI DI KECAMATAN LINTONG NIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Hotden L Nainggolan; Johndikson Aritonang
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v1i2.761

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis; a) pengaruh faktor sosial; tenaga kerja modal sosial, pendidikan petani, jumlah tanggungan keluarga, kelembagaan terhadap pendapatan petani dengan sistem pertanian terintegrasi dan, b) pengaruh faktor ekonomi; modal usahatani, kemiskinan, inflasi, harga input, harga output, tabungan terhadap pendapatan petani. Analisis data dengan menggunakan path analisys dengan  bantuan program SPSS dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan;  a) variabel sosial; modal sosial dan tingkat pendidikan berpengaruh secara simultan 56,50% terhadap  tanggungan keluarga petani dalam sistem pertanian terintegrasi, b) variabel tanggungan keluarga, modal sosial dan pendidikan berpengaruh secara simultan  94,50% terhadap penggunaan tenaga kerja keluarga petani dalam sistem pertanian terintegrasi, c) variabel tenaga kerja, tanggungan keluarga, modal sosial  dan tingkat pendidikan petani berpengaruh secara simultan 79,80% terhadap pendapatan petani  dalam konteks  pertanian terintegrasi, d) variabel ekonomi berupa; harga output, harga input, modal usahatani, tingkat kemiskinan dan inflasi  berpengaruh secara smimultan 65,0% terhadap pendapatan petani dengan sistem pertanian terintegrasi. Sesuai hasil penelitian disarankan agar pemerintah daerah; a) melakukan penyuluhan dan pelatihan kepada petani secara rutin (kontinu) agar tingkat pendidikan (pengetahuan) petani meningkat dalam mengelola usahatani terutama dengan sistem integrasi, b) membantu petani untuk mendapatkan modal usahatani untuk pembelian input produksi (faktor produksi) sehingga usahatani yang  dikelola petani kan  lebih optimal , c) menjamin stabilitas harga input (sarana dan faktor produksi usahatani) dan ketersediaannya agar penggunaan  faktor produksi  lebih optimal sehingga berdampak pada peningkatan produksi pertanian, d) menjamin stabilitas harga output (harga hasil pertanian) dan pemerintah menjamin pasar hasil produksi  petani di Kecamatan Lintong Nihutan Kabupaten Humbang Hasundutan.