Perilaku korupsi semakin marak terjadi bahkan selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun dari segi kasus yang terjadi. Oleh karena itu untuk menurunkan kasus perilaku korupsi di pandang perlu mengentahui faktor apa saja yang menjadi motivasi para pelaku korupsi, sebagai langkah awal untuk memberantas tindak perilaku korupsi. Adanya penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab motivasi terjadinya korupsi di lihat dari faktor internal dan eksternal menggunakan teori motivasi McClelland. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Dimana Penelitian ini ingin mendapatkan data yang bersumber dari suatu pengamatan terhadap suatu perilaku. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini studi literatur dimana peneliti mengumpulkan data dengan mencari dan menganalisis di berbagai buku, jurnal, media dan sumber-sumber lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya Faktor internal dan eksternal membuat para pelaku korupsi termotivasi di lihat dengan menggunakan teori McClelland. Dalam faktor internal yakni aspek perilaku individu aspek sosial. Sedangkan dalam aspek eksternal yakni sikap masyarakat itu sendiri terhadap tindak perilaku koruptif terbilang acuh, aspek ekonomi, aspek politik dan aspek organisasi. Dengan ini menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal yang membuat para pelaku korupsi termotivasi. Dengan ini sangat dibutuhkan kerja sama serta kesadaran dari semua stake holder terkait untuk bisa mengatasi dan memberantas perilaku korupsi dengan tujuan utamanya adalah menghilangkan perilaku korupsi ini.