Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Sosialisasi dan Pemberian PMT Sebagai Upaya Perbaikan Gizi Guna Menurunkan Angka Risiko Stunting Pada Anak di Desa Kembangsri Azha Hafidzha Husen; Shebrina Fathea Angelia; Jesica Angel Putri; Maria Naomi Panjaitan; Achmad Fachrizal Shofir; Tresna Maulana Fahrudin
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Juni
Publisher : KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.85 KB)

Abstract

Stunting merupakan persoalan kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada waktu lama karena pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam pencegahan stunting yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, dan perbaikan sanitasi serta akses air higienis. Penduduk Desa Kembangsri memiliki nilai kesehatan yang cukup baik sehingga tidak ditemukan adanya anak yang menderita stunting, namun terdapat ibu hamil yang berisiko stunting dikarenakan lingkar lengan kurang dari ukuran standar. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi mengenai stunting dan pentingnya PMT untuk menurunkan angka risiko stunting di Desa Kembangsri. Kegiatan sosialisasi dan pemberian PMT menyasar ibu yang memiliki anak balita dan anak Pos PAUD Desa Kembangsri. Melalui metode survei dengan pengisian kuesioner oleh para ibu menunjukkan bahwa, 96% ibu memahami pentingnya gizi untuk anak dan 4% kurang paham, serta menunjukkan 87% ibu menyetujui sikap pentingnya gizi anak dan 13% kurang setuju karena kesibukan ibu. Dari presentase yang didapat disimpulkan bahwa sosialisasi ini perlu dan efektif dilakukan untuk menambah pengetahuan dan memotivasi sikap ibu terhadap pentingnya gizi anak. Selain sosialisasi, pemberian PMT untuk anak Pos PAUD Desa Kembangsri dengan menu puding melon dan coklat merupakan langkah nyata pemberian PMT untuk menurunkan angka risiko stunting di Desa Kembangsri.
SOSIALISASI BAHAYA PERNIKAHAN DINI SEBAGAI UPAYA KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING DI SMA NEGERI 1 NGORO Ayu Lintang Metasari; Yuni Imroatul Mufida; Silvia Ika Aristin; Bagas Aditya Dwilucky; Anggi Tri Wulandari; Nensi Agustina; Tresna Maulana Fahrudin
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v4i2.5422

Abstract

Stunting adalah keadaan dimana tinggi badan manusia yang kurang dari normal menurut jenis kelamin dan usianya. Pengaruh dari stunting ini terjadi seumur hidup bahkan berdampak pada generasi berikutnya dan perkembangan yang terhambat dari sisi motorik verbal dan kognitif. Untuk mencegah terjadinya stunting dapat dilakukan dengan pelaksanaan sosialisasi bahaya pernikahan dini. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/i yang duduk di bangku SMA. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa/i terhadap resiko bahaya pernikahan dini yang menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan atau sosialisasi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan pre-test dengan tujuan untuk menentukan perlu atau tidaknya kegiatan sosialisasi. Analisis data dilakukan pada hasil pre-test dan post-test untuk mengetahui ada tidaknya perubahan pemahaman bahaya pernikahan dini dan stunting. Selain itu data tersebut juga dianalisis untuk mengetahui minat siswa dalam melakukan pernikahan dini. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan sosialisasi bahaya pernikahan dini di SMA Negeri 1 Ngoro berpengaruh pada peningkatan pemahaman siswa/i mengenai bahaya pernikahan dini dan resiko berdampak stunting
SOSIALISASI BAHAYA PERNIKAHAN DINI SEBAGAI UPAYA KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING DI SMA NEGERI 1 NGORO Ayu Lintang Metasari; Yuni Imroatul Mufida; Silvia Ika Aristin; Bagas Aditya Dwilucky; Anggi Tri Wulandari; Nensi Agustina; Tresna Maulana Fahrudin
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v4i2.5422

Abstract

Stunting adalah keadaan dimana tinggi badan manusia yang kurang dari normal menurut jenis kelamin dan usianya. Pengaruh dari stunting ini terjadi seumur hidup bahkan berdampak pada generasi berikutnya dan perkembangan yang terhambat dari sisi motorik verbal dan kognitif. Untuk mencegah terjadinya stunting dapat dilakukan dengan pelaksanaan sosialisasi bahaya pernikahan dini. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/i yang duduk di bangku SMA. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa/i terhadap resiko bahaya pernikahan dini yang menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan atau sosialisasi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan pre-test dengan tujuan untuk menentukan perlu atau tidaknya kegiatan sosialisasi. Analisis data dilakukan pada hasil pre-test dan post-test untuk mengetahui ada tidaknya perubahan pemahaman bahaya pernikahan dini dan stunting. Selain itu data tersebut juga dianalisis untuk mengetahui minat siswa dalam melakukan pernikahan dini. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan sosialisasi bahaya pernikahan dini di SMA Negeri 1 Ngoro berpengaruh pada peningkatan pemahaman siswa/i mengenai bahaya pernikahan dini dan resiko berdampak stunting
IMAGE CLASSIFICATION OF VINE LEAF DISEASES USING COMPLEX-VALUED NEURAL NETWORK Irma Amanda Putri; Dwi Arman Prasetya; Tresna Maulana Fahrudin
JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jiko.v7i1.7809

Abstract

Leaf diseases are a serious challenge in the agricultural industry affecting crop quality and yield especially in grapevines. Early recognition and classification of grape leaf diseases is crucial to enable farmers to take appropriate preventive measures in maintaining the health of their crops. The research utilized an innovative approach based on Complex-Valued Neural Network (CVNN) to address the problem. Using Complex-Valued Neural Network (CVNN) this research seeks to identify and classify grape leaf diseases through a series of experiments. A total of 100 images divided into 4 classes namely Black Rot, ESCA, Leaf Blight, and Healthy were collected to train the model. The results show that the trained CVNN model successfully achieved a training accuracy of 100% and a testing accuracy of 97%, demonstrating excellent performance in classifying grape leaf diseases. This states that the proposed approach has great potential to be an effective tool in helping growers manage their vineyards more efficiently and effectively. The developed image processing method is expected to be applied in designing a system to perform image classification of diseases on grape leaves.