Joni Zulhaqqi
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN SELF-MONITORING DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA YANG BERPACARAN Joni Zulhaqqi; Yanladila Yeltas Putra
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 2 (2019): Periode Wisuda Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.802 KB) | DOI: 10.24036/jrp.v2019i2.6205

Abstract

This study aims to see the relationship between self-monitoring and sexual behavior in adolescents who are dating. The type of research is quantitative correlational. The research subjects were 59 high school teenagers aged 15-20 years in the city of Bukittinggi who had dated and not in long distance relationships (LDR) as a sample study. The sampling method uses purposive sampling techniques. Data collection is done by using a self-monitoring scale and a scale of sexual behavior. The results of the study it can be concluded that the level of sexual behavior in adolescents in Bukittinggi city is in the low category, and self-monitoring is in the medium category. The results showed a significant positive relationship between self-monitoring and sexual behavior with rxy = 0.349 and p = 0.007, which means that the higher the self-monitoring, then higher the sexual behavior, and the lower the self-monitoring, the lower the sexual behavior. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara self-monitoring dengan perilaku seksual pada remaja yang berpacaran. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 59 orang remaja SMA usia 15-20 tahun di Kota Bukittinggi yang pernah pacaran atau sedang berpacaran dan tidak dalam hubungan jarak jauh (LDR) sebagai sampel penelitian. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala selfmonitoring dan skala perilaku seksual. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat perilaku seksual pada remaja di Kota Bukittinggi berada pada kategori rendah, dan self-monitoring pada remaja di Kota Bukittinggi berada pada kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara self-monitoring dengan perilaku seksualdenganrxy=0,349 dan p=0,007 (p<0,05) yang berarti semakin tinggi selfmonitoring, maka semakin tinggi pula perilaku seksual, dan semakin rendah self-monitoring, maka semakin rendah pula perilaku seksualnya.