Yessy Asiah Jalal
IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kyai dalam Meningkatkan kecerdasan Spirittual Remaja Generasi Z di Pesantren Anwarul Huda Yessy Asiah Jalal; Ahmad Khomaini Syafeie; Nur Lela
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 8, NO 3 (2021): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.677 KB) | DOI: 10.21093/twt.v8i3.3652

Abstract

Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan yang mendorong seseorang dalam mengenal siapa dirinya dan hakikat hidup sehingga dapat menjalani kehidupan dengan penuh kebermaknaan. Kecerdasan ini sangat penting untuk dikembangkan terutama bagi remaja pada generasi Z dalam mengembangkan identitas dirinya. Kegagalan remaja generasi Z dalam menyelesaikan tugasnya tersebut, dapat berpengaruh negatif bagi mereka terlebih di era digital pada saat ini. Pendidikan agama di pesantren merupakan salah satu cara untuk mengembangkan kecerdasan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kecerdasan spiritual remaja generasi Z, peran kyai dalam meningkatkan kecerdasan spiritual remaja generasi Z, dan faktor pendukung serta penghambat dalam meningkatkan kecerdasan spiritual remaja generasi Z di Pesantren Anwarul Huda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini yaitu kyai, santri remaja usia 13-15 tahun dan orang tua santri. Adapun teknik analisis datanya yaitu reduksi data, display data, dan verification/ penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa peran kyai dalam meningkatkan kecerdasan spiritual remaja adalah sebagai individu terbaik bagi institusinya, pemimpin informal dan teladan bagi komunitasnya. Adapun kecerdasan spiritual santri remaja di Pesantren Anwarul Huda terbilang cukup baik, hal ini dapat dilihat dari aspek spiritual keagamaan, sosial keagamaan, dan etika keagamaan. Dalam meningkatkan kecerdasan spiritual remaja tentunya terdapat faktor yang mendukung dan menghambat, baik faktor internal seperti kesadaran santri terhadap kecerdasan spiritual maupun faktor eksternal yang meliputi lingkungan keluarga, sekolah, dan pergaulan.