Nurotun Mumtahanah
Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hikmah Tuban

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA SECARA PREVENTIF, REFRESIF, KURATIF DAN REHABILITASI Nurotun Mumtahanah
Al Hikmah: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 2 (2015): AL HIKMAH
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Al-Hikmah Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.812 KB) | DOI: 10.36835/hjsk.v5i2.2999

Abstract

Reducing juvenile delinquency is so complex because the issues surrounding it are related to one another. This is understandable for the interaction within the community is a system. In regard with very rapid development in any sector of life, the patterns of behavior and lifestyle of teenagers have also changed. The lack of addressing both physical and mental needs could make adolescent psychology become emotionally disturbed and unstabil. The psychological disorder in adolescence and still emotional lability make teenagers misbehave. The form of juvenile delinquency is broadly divided into four, namely individual, situational, systematic and cumulative delinquency. The cause of juvenile delinquency is because of both internal and external factors. Juvenile delinquency can be addressed through preventive, repressive, curative ways, including rehabilitation.
WAHYU DAN FUNGSINYA DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Nurotun Mumtahanah
Al Hikmah: Jurnal Studi Keislaman Vol. 7 No. 1 (2017): AL HIKMAH
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Al-Hikmah Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.165 KB) | DOI: 10.36835/hjsk.v7i1.3000

Abstract

Manajemen pendidikan Islam mencakup objek bahasan yang cukup komplek, dan dalam membahas manajemen pendidikan Islam senantiasa melibatkan wahyu dan budaya kaum Muslimin ditambah kaidah-kaidah manajemen pendidikan secara umum. Wahyu adalah merupakan pembeda yang paling dasar antara manajemen pendidikan Islam dan manajemen pendidikan. Wahyu merupakan ciri yang paling menonjol, sehingga wahyu bukan hanya mendasari dan mempengaruhi manajemen pendidikan Islam, akan tetapi wahyu bahkan ditempatkan pada posisi yang terhormat dan tidak tertandingi oleh posisi-posisi sandaran lainnya. Wahyu memiliki fungsi yang sangat besar dalam manajemen pendidikan Isam yaitu pertama wahyu berfungsi sebagai petunjuk, Kedua Wahyu berfungsi sebagai acuan, Ketiga Wahyu sebagai konsultan atau tempat konsultasi, Keempat Wahyu sebagai pendorong dan pengendali, Kelima Wahyu berfungsi sebagai penyemangat kerja.