ENDANG NALOWATI
SMA Negeri 2 Bantul

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KIMIA MELALUI METODA PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PESERTA DIDIK ENDANG NALOWATI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.645 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v2i1.1110

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of the problem based learning model in increasing the activeness and learning outcomes of chemistry in class XI IPA 3 students at SMA Negeri 2 Bantul. XI IPA 3. The model used is the Kemmis and Mc Taggart model which consists of planning, implementing, observing and reflecting activities. The data collection technique used knowledge test questions, student activity questionnaires, student response questionnaires to the learning process and learning implementation observation sheets. measured: oral activity, visual activity, lestening activity and writing activity have a mean score of 83.01 % (good) and chemistry learning outcomes with a completeness level of 88.89% at the Minimum Completeness Criteria (KKM) 75. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia pada peserta didik kelas XI IPA 3 SMA Negeri 2 Bantul.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bantul dengan subyek penelitian peserta didik kelas XI IPA 3. Model yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes pengetahuan, angket aktivitas peserta didik, angket respon peserta didik terhadap proses pembelajaran dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran problem based learning dalam pembelajaran kimia pada materi Hidrolisis Larutan Garam dapat meningkatkan keaktifan belajar dengan empat aspek yang diukur : oral activity, visual activity, lestening activity dan writing actifity memiliki rerata skor sebesar 83,01 %( baik ) serta hasil belajar kimia dengan tingkat ketuntasan 88,89 % pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75.
PENERAPAN TEKNIK TALKING CHIPS DALAM MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP PADA PESERTA DIDIK ENDANG NALOWATI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i4.2525

Abstract

This research aims to increase learning activities and understanding of concepts for class X MIA students at SMA N 2 Bantul through the application of the talking chips technique in the guided discovery learning model. This research is classroom action research carried out in two cycles. Each cycle consists of action planning, action implementation, observation and reflection. The research subjects were 30 students in class X MIA 4 SMA Negeri 2 Bantul for the 2017/2018 academic year. Data collection techniques were obtained through observation, interviews, tests and questionnaires. Data analysis uses qualitative descriptive analysis techniques. The results of the research show that the talking chips technique in the guided discovery learning model for class X MIA SMA Negeri 2 Bantul can increase students' learning activities and understanding of concepts. Student learning activities showed an increase, namely from 53.88% in the pre-cycle, increasing to 72.47% in the first cycle then increasing to 85.46% in the second cycle. Students' understanding of concepts can be seen from the results of student tests which have increased from pre-cycle, namely 40%, increasing to 56.67% in cycle I, then increasing to 76.67% in cycle II. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman konsep siswa kelas X MIA SMA N 2 Bantul melalui penerapan teknik talking chips dalam model pembelajaran guideddiscovery learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 4 SMA Negeri 2 Bantul Tahun Ajaran 2017/ 2018 sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, tes, serta angket. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik talking chips dalam model pembelajaran guided discovery learning kelas X MIA SMA Negeri 2 Bantul dapat meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman konsep siswa. Aktivitas belajar siswa menunjukkan peningkatan yaitu dari 53,88% pada prasiklus, meningkat menjadi 72,47% pada siklus I kemudian meningkat menjadi 85,46% pada siklus II. Pemahaman konsep siswa dilihat dari hasil tes siswa yang mengalami peningkatan dari prasiklus yaitu 40% meningkat menjadi 56,67% pada siklus I kemudian meningkat menjadi 76,67% pada siklus II.