Muhammad Zaini
DPRD Kota Pasuruan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan Pariwisata Dikabupaten Pasuruan Diera New Normal Dalam Prespektif Cros Sectoral Collaboration Muhammad Zaini
Governance, JKMP (Governance, Jurnal Kebijakan & Manajemen Publik) Vol 11 No 2 (2021): GOVERNANCE: Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik
Publisher : FISIP UWP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.868 KB) | DOI: 10.38156/gjkmp.v11i2.105

Abstract

Dimasa New Era Normal merupakan masa tantangan bagi banyak sektor terutama dibidang pariwisata dipasuruan sebagaimana Kabupaten Pasuruan merupakan daerah yang miliki objek wisata baik wisata religi, wisata alam ataupun wisata huburan, dengan tingginya angka pengunjung Wisman pada Maret 2020 turun sebesar 71,83% dibandingkan jumlah wisman periode yang sama tahun 2019 yang mencapai 20.497 kunjungan. Maka sekarang memiliki permasalahan setelah merebaknya wabah korona dengan menurunnya perekonomian sebab berimbas pada bidang ketenagakerjaan dari sektor pariwisata dengan dirumahkanny sebanyak 1.821 pekerja pada sekto pariwisata. Fakta tersebut menyumbang beban atas meningkatnya angka kemiskinan dipasuruan, dengan berimplikasi pada perekonomian masyarakat ditingkat bawah dimana terjadi panic buiying sebab kenaikan harga bahan pokok ditengah PHK masal. Namun sejak awal bulan juni, telah dibukanya New Normal dan akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian masyarakat, oleh karena itu dibutuhkan upaya pengembangan sektor pariwisata yang memiliki konsekuensi atas peluang dan kesempatan kerja bagi masyarakat yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, meskipun masalah yang dihadapi sektor pariwisata dalam kebijakan ketengakerjaan diera New Normal memiliki banyak tantangan oleh sebab itu dibutuhkan kerjasama Cross Sectoral Collaboration dalam mengembangkan pariwisata dan mampu meingkatkan taraf perekonomian masyarakat sekaligus menjaga kesehatan dengan menjalankan protokol kesehatan.