Amat Amat
SDN 10 Montong Betok

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKSANAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS MASALAH MELALUI SUPERVISI KLINIS DI SDN 07 MONTONG BETOK Amat Amat
SOCIETY Vol. 11 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.856 KB) | DOI: 10.20414/society.v11i1.2291

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui meningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan model kooperatif Pembelajaran Berbasis Masalah melalui supervisi klinis di SDN 07 Montong Betok Tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah 3 Orang Guru Kelas atas (4,5 dan 6) SDN 07 Montong Betok Kecamatan Montong Gading. Metode pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini perencanaan pembelajaran pada siklus 1 sebesar 54% dengan kategori cukup, siklus 2 menjadi 80,33 % dengan kategori baik sekali. Peningkatan kemampuan guru dalam proses pembelajaran model kooperatif berbasis masalah siklus 1 sebesar 60% dengan kategori cukup, siklus 2 menjadi 80,33 % dengan kategori baik sekali. Peningkatan aktivitas guru dalam kegiatan bimbingan model pembelajaran kooperatif berbasis masalah pada siklus 1 sebesar 58,33% dengan kategori cukup, siklus 2 menjadi 90 % dengan kategori baik sekali, Dengan demikian bahwa kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran model kooperatif berbasis masalah pada kelas tinggi 4,5 dan 6 SDN 07 Montong Betok tahun pelajaran 2018/2019 melalui supervisi klinis dapat miningkatkan mutu pembelajaran.
PERTUMBUHAN, PERKEMBANGAN DAN KEMATANGAN INDIVIDU Amat Amat
SOCIETY Vol. 12 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.771 KB) | DOI: 10.20414/society.v12i1.2751

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua hal yang harus bergerak secara baik dan optimal. Dia harus berjalan sejajar agar individu menjadi hebat. Hebat dengan makna pertumbuhan dan perkembangan individu seimbang yang memunculkan prestasi. Baik intelektualitas, emosional, dan spiritual ( IQ, EQ, SQ ). Mampu menghadapi hidupnya sesuai dengan tuntunan kondisi lingkungannya. Pertumbuhan dan perkembangan dapat dipengaruhi oleh masa prenatal, fase bayi, fase kanak-kanak awal, tengah dan akhir, fase dewasa, fase pertengahan dewasa, akhir dewasa. Pertumbuhan yang berkaitan dengan perubahan kuantitatif menyangkut ukuran dan struktur biologis sedangkan perkembangan berprinsip ortho genetis berlangsung dari kondisi global dan kurang diferensiasi sampai tahap full diferensiasi, artikulasi, dan integrasi secara bertahap.