p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lentera Perawat
Rianita Citra Tri Sartika
STIKES Al-Ma'arif

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Keaktifan Dan Kebiasaan Makan Pagi Dengan Status Gizi Pada Anak Di Taman Kanak-Kanak Rianita Citra Tri Sartika
Lentera Perawat Vol. 1 No. 1 (2020): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.397 KB)

Abstract

Status gizi yang baik merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan keaktifan anak disekolah. Sebanyak 18,8% anak PAUD tidak melakukan sarapan sebelum berangkat sekolah. Tujuan penelitian ini diketahui nya hubungan kebiasaan makan pagi dengan status gizi pada A\anak di TK Sentosa Bhakti Baturaja. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di TK sentosa Bhakti Baturaja. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 anak. Waktu penelitian dilakukan pada bulan juni – juli 2019. Hasil penelitian kebiasaan makan pagi dengan status gizi dengan didapatkan hasil analisa bivariat yaitu dengan p value= 0.01. Kesimpulan penelitian ada hubungan antara kebiasaan makan pagi dengan status gizi. Saran orang tua berperan penting dalam menyiapkan bekal sekolah anak yang sehat dan aman untuk dikonsumsi oleh anaknya agar makanan yang dikonsumsi oleh anak dapat terpantau.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Jenis Makanan Pada Penderita Gastritis Di Puskesmas Rianita Citra Tri Sartika
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.933 KB)

Abstract

Gastritis merupakan peradangan yang mengenai mukosa lambung, peradangan ini dapat mengakibatkan pembengkakan mukosa lambung sampai terlepasnya epitel akan gangguan saluran pencernaan. Pada penderita gastritis makanan yang harus dihindari adalah makanan yang dapat merangsang seperti makanan pedas, asam, mengandung bumbu tajam seperti makanan yang terlalu dingin dapat menyebabkan kram abdomen sedangkan makanan yang mengandung kol, nangka, akan menyebabkan perut tegang seningga sakit, terasa penuh dan kembung. Tujuan untuk mengetahuai gambaran tingkat pengetahuan tenang jenis makanan pada penderita Gastritis diwilayah kerja UPTD Puskesmas Kemalaraja Kabupaten Ogan Kemering Ulu Tahun 2019. Hasil dari  penelitian dapat menunjukkan  dari 49 responden diketahui yang memiliki  pengetahuan baik tentang penyakit gastritis hanya 14 responden (28,5%) dan yang memiliki pengetahuan kurang baik tentang tingkat pengetahuan penyakit gastritis berjumlah 35 responden (71,4%) dan menunjukkan jenis makanan yang beresiko lebih tinggi yaitu sebanyak 28 responden (57,1%).sedangkan yang tidak beresiko lebih rendah yaitu 21 responden (42,9%). Kesimpulan dari penelitian tersebut di dapatkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan tentang jenis makanan pada penderita gastritis masih rendah.
Penerapan Manajemen Hipertermi Dengan Kompres Hangat Pada Pasien Anak Dengan Demam Typoid Rianita Citra Tri Sartika; Wiwiet Susan Amelia; Delia Alvionita
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.167

Abstract

Typoid merupakan salah satu penyakit demis yang ada di Indonesia,mayoritas mengenai anak usia sekolah dan kelompok usia produktif, penyakit ini menyebabkan angka absensi yang tinggi, rata-rata perlu waktu 7-14 hari untuk perawatan apabila seseorang terkena Tifoid. Apabila pengobatanyang dilakukan tidak tuntas makadapat menyebabkan terjadinya karier yang kemudian menjadi sumberpenularan bagi orang lain. Tujuan:Untuk untuk menerapkan asuhan keperawatan penderita demam typoid dengan penerapan kompres hangat di wilayah UPTD Puskesmas Tanjung Baru tahun 2022. Metode: desain penelitian menggunakan pendekatan Studi Kasus, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Demam typoid. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Hipertermia berhubungan dengan proses infeksi Salmonella Typhi.Hasil:Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan:Dengan adanya penelitian tentang penerapan kompres hangat pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien mengenai hipertermi dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi. Saran :Diharapkan keluarga dapat menerapkan kompres hangat pada anaknya saat terjadi demam tinggi. Karena kompres hangat termasuk tindakan pertama untuk menangani anak demam dirumah.