Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MASYARAKAT ADAT JAWA BARAT SEBAGAI BENTENG TERAKHIR KETAHANAN PANGAN Neneng Nenih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.668 KB) | DOI: 10.54099/jpma.v1i1.83

Abstract

Setiap masyarakat adat atau suku memiliki tata cara makan yang berbeda berdasarkan kebiasaan yang dianut. Ketahanan pangan berkaitan dengan kondisi suatu negara untuk menjadi bergizi penuh. Tercermin dalam ketersediaan pangan yang cukup dengan individu, baik kuantitas dan kualitas, keamanan, variasi, nilai gizi, keadilan, keterjangkauan konsisten dengan agama, kepercayaan, dan budaya masyarakat dalam menjalani hidup yang sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Kegiatan mengenai Masyarakat Adat Sebagai Benteng Terakhir Ketahanan Pangan dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi bagi masyarakat adat Jawa Barat dalam menghadapi cuaca ekstrim, musim pancaroba, fenomena alam La-Nina serta banjir. Selain memberikan edukasi cara menghadapi cuaca / musim, diberikan pula edukasi program ketahanan pangan bagi masyarakat adat.