This Author published in this journals
All Journal SinarFe7
Restu Aji Mukti
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Universitas Hang Tuah Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan ANFIS sebagai pengontrol Fluks dan Torsi pada SVPWM-DTC Motor induksi 3 Fasa Iradiratu D.P.K; Restu Aji Mukti
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1A 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.385 KB)

Abstract

Motor induksi 3 fasa adalah motor penggerak yang paling banyak digunakan dalam bidang industri. Hal ini dikarenakan motor induksi mempunyai konstruksi yang sederhana, kokoh, harganya relatif murah, serta perawatannya yang mudah, sehingga motor induksi mulai menggeser penggunaan motor DC pada industri. Dalam aplikasinya motor induksi pengaturan kecepatanya sulit dilakukan, tetapi setelah adanya DTC (Direct Torque Control) masalah tersebut dapat diatasi. Dengan menggunakan metode speed control DTCSVPWM mampu mengendalikan fluks dan torsi secara terpisah. Dalam penelitian ini akan diteliti penggunaan kontroller Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) sebagai pengendali kecepatan motor induksi tiga fasa yang dapat menghasilkan hasil respon kecepatan motor dengan memberikan kriteria performasi sistem kontrol tinggi. Hasil simulasi sistem terlihat bahwa penggunaan kontroller ANFIS mampu memberikan kriteria performasi sistem kontrol yang tinggi dengan menekan overshoot, dan steady state error mendekati nol ser a rise time dan settling time relatif cepat dibandingkan kontroller secara konvensional. sistem dengan ANFIS mencapai target lebih cepat 0,1 detik dibanding sistem konvensional (PI), sistem dengan ANFIS mencapai target pada detik (0,46) dan terdapat overshoot sebesar 509 rpm atau sebesar 1,8% pada detik (0,49), sedangkan sistem konvensional (PI) mencapai target pada detik (0,56) dan terdapat overshoot sebesar 520 rpm atau sebesar 4% pada detik (0,62).