This article describes the results of research on perceived training benefits by participants of Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) Teknis Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah. This training is one type of training that is regularly held by Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. But until now there has been no evaluation or study specifically related to the extent of benefits perceived by participants. This research uses survey method with 35 respondents who are participants of the training itself. The data were collected using questionnaires with Likert scale and processed using quantitative descriptive statistical techniques. The results show that the respondents perceive the benefits of the training, whether the benefits for self-development, the benefits for career development, as well as the benefits for the current position or occupation. Artikel ini menjelaskan hasil penelitian tentang perceived training benefit yang dirasakan oleh peserta Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) Teknis Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah. Pelatihan ini merupakan salah satu jenis pelatihan yang secara rutin diadakan oleh Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. Namun hingga saat ini belum ada evaluasi atau kajian secara khusus terkait sejauh mana manfaat yang dirasakan oleh pesertanya. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan 35 orang responden yang merupakan peserta pelatihan itu sendiri. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan diolah menggunakan teknik statistik deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa responden merasakan ada manfaat dari pelatihan yang diikuti, baik manfaat untuk perkembangan diri, manfaat bagi perkembangan karier, maupun manfaat bagi jabatan atau pekerjaan saat ini.