Julaga Situmorang
Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DESAIN GRAFIS COREL DRAW BERBASIS KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILLS) PADA LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) Pahala Bp Rajagukguk; Abdul Muin Sibuea; Julaga Situmorang
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.021 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i2.16959

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Bahan Ajar Desain Grafis Corel Draw Berbasis Kecakapan Hidup, dan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan Bahan Ajar Desain Grafis Corel Draw Berbasis Kecakapan Hidup. Penelitian pengembangan dengan menggunakan pengembangan model Borg and Gall dan pengembangan bahan ajar merujuk pada Dick and Carey. Ujicoba dilakukan pada peserta didik LKP Central Com Kota Gunung Sitoli Nias. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Uji ahli materi pelajaran desain grafis corel draw berada pada kriteriasangat baik dan layak, (2) Uji ahli media pembelajaran berada pada kriteria sangat baik dan layak, (3) Uji ahli desain pembelajaran berada pada kriteria sangat baik dan layak, (4) uji coba perorangan berada pada kriteria sangat baik, (5) Uji coba kelompok kecil berada pada kriteria sangat baik, (6) Uji coba lapangan berada pada kriteria sangat baik, (7) Bahan Ajar Desain Grafis Corel Draw Berbasis PKH pada LKP sangat efektif digunakan . Hal ini terlihat dari hasil penelitian, yaitu pada peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan bahan ajar ini, ditemukan bahwa skor hasil belajar dari 26 responden diperoleh  skor terkecil 65 dan skor tertinggi 90, nilai rata-rata 76,54 dan standar deviasi 5,96. Pada peserta didik yang dibelajarkan dengan tidak menggunakan Buku Ajar Desain Grafis Corel Draw Berbasis Kecakapan Hidup pada LKP, ditemukan bahwa skor hasil belajar dari 26 responden didapat skor terkecil 55 dan skor tertinggi 80, nilai rata-rara 67,89 dan standar deviasi 6,03. Dari hasil perhitungan dipeoleh thitung = 7,22 sedangkan ttabel = 2,01. Karena thitung = 7,22 > t table  = 2, 01 sehingga ada perbedaan yang signifikan dalam presentasi  antara peserta didik yang menggunakan  Buku Ajar Desain Grafis Corel Draw Berbasis Kecakapan Hidup (PKH) pada lembaga kursus pelatihan dengan yang tidak menggunakan Buku Ajar Desain Grafis Corel Draw Berbasis Kecakapan Hidup pada LKP. Kata Kunci: pengembangan bahan ajar, desain grafis corel draw, kecakapan hidup, lembaga kursus dan pelatihan Abstract: This study aims to produce Corel Draw Graphic Design Teaching Material Based on Life Skills, and to determine the feasibility and effectiveness of Corel Draw Graphic Design Teaching Material Based on Life Skills. Development research using the Borg and Gall model development and development of teaching materials refers to Dick and Carey. The test was conducted on LKP Central Com students in Gunung Sitoli City, Nias. The results of this study indicate: (1) the expert test of corel draw graphic design subject matter is in very good and decent criteria, (2) the learning media expert test is in very good and feasible criteria, (3) the learning design expert test is in very good criteria and feasible, (4) individual trials are in very good criteria, (5) Small group trials are in very good criteria, (6) Field trials are in very good criteria, (7) Corel Draw Based Graphic Design Teaching Materials PKH on LKP is very effective to use. This is evident from the results of the study, namely in students who were taught using this teaching material, it was found that the learning outcomes score of 26 respondents obtained the smallest score of 65 and the highest score of 90, an average value of 76.54 and a standard deviation of 5.96. In students who were taught by not using Corel Draw Graphic Design Textbooks Based on Life Skills in LKP, it was found that the learning outcomes of 26 respondents obtained the smallest score of 55 and the highest score of 80, the average score of 67.89 and the standard deviation of 6.03 . From the calculation results obtained thitung = 7.22 while ttable = 2.01. Because tcount = 7.22> t table = 2, 01, so there is a significant difference in presentation between students who use Corel Draw Based Design Skills in Life Skills (PKH) in training course institutions and those who do not use Corel Graphic Design Textbooks Life Skills Based Draw on LKP. Keywords: development of teaching materials, corel draw graphic design, life skills, course institutions and training
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS COOPERATIVE LEARNING UNTUK MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) Novi Larasati; Julaga Situmorang; Hamonangan Tambunan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.337 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i1.16948

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak digunakan, mudah dipelajari dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2) untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan untuk pembelajaran IPA pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan produk Borg dan Gall yang dipadu dengan model pengembangan pembelajaran Dick dan Carey. Model pengembangan produk pembelajaran ini merupakan model yang disusun secara terprogram dengan urutan yang sistematis dan memenuhi karakteristik siswa usia SD dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) uji ahli materi IPA berada pada kualifikasi sangat sesuai (95,08 %), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat sesuai (93,96 %), (3) uji ahli rekayasa perangkat lunak dan desain grafis  berada pada kualifikasi sangat sesuai (86,70 %), uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat sesuai (91,43 %), uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat sesuai (93,63 %), uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat sesuai (97.96%). Dengan demikian, pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran poster. Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran, Cooperative Learning, Mata Pelajaran IPA Abstract: This study aims to: (1) produce interactive learning media that are feasible to use, easy to learn and can be used for individual learning, (2) to determine the effectiveness of interactive learning media developed for science learning in elementary school students. This type of research is development research that uses the Borg and Gall product development model combined with the learning development model of Dick and Carey. This learning product development model is a model that is arranged in a programmed order in a systematic order and meets the characteristics of elementary school age students in learning. The results showed: (1) the IPA material expert test was very suitable (95.08%), (2) the learning design expert test was very appropriate (93.96%), (3) the software engineering expert test and graphic design are very suitable qualifications (86.70%), individual trials are very suitable qualifications (91.43%), small group trials are very suitable qualifications (93.63%), field trials are the qualifications are very appropriate (97.96%). Thus, hypothesis testing proves that there are significant differences between student learning outcomes that are learned using interactive learning media and student learning outcomes that are learned using poster learning media. Keywords: Development of Learning Media, Cooperative Learning, Science Subjects
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS COOPERATIVE LEARNING UNTUK MATA PELAJARAN IPA SD Novi Larasati; Julaga Situmorang; Hamonangan Tambunan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.599 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v8i2.31377

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak digunakan, mudah dipelajari dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2) untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan untuk pembelajaran IPA pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan produk Borg dan Gall yang dipadu dengan model pengembangan pembelajaran Dick dan Carey. Hasil penelitian menunjukkan: (1) uji ahli materi IPA berada pada kualifikasi sangat sesuai (95,08 %), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat sesuai (93,96 %), (3) uji ahli rekayasa perangkat lunak dan desain grafis  berada pada kualifikasi sangat sesuai (86,70 %), uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat sesuai (91,43 %), uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat sesuai (93,63 %), uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat sesuai (97.96%). Dengan demikian, pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran poster.  Kata Kunci: Pengembangan media pebelajaran berbasis cooperative learning, hasil belajar IPA Abstract: This study aims to : (1) generate an interactive learning proper use, easy to learn, and can be used for individual learning. (2) to determine the effectiveness of interactive learning media developed for Sains in primary school students. This type of research is the development of research that uses models Borg and Gall product development combined with the learning development model Dick and Carey. The results showed: (1) The saint’s test materials experts are at a very appropriate qualification (95.08%), (2) test the instructional design experts are at a very appropriate qualification (93.96%), (3) test software engineering expert software and graphic design are at a very appropriate qualification (86.70%), individual testing is at a very appropriate qualification (91.43%), small group trial is at a very appropriate qualification (93.63%), field trials are at a very appropriate qualification (97.96%). Thus, hypothesis testing proves that there are significant differences between student learning outcomes that learned using interactive instructional media and student learning outcomes that learned by using learning media posters. Keywords: Development of media based on cooperative learning, learning outcomes sains