Jonatan Dwiputra
Mahasiswa Pascasarjana di Universitas Kristen Duta Wacana Yogjakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hoax dan Kekerasan: Sebuah Refleksi Terhadap Kejadian 39:1-23 serta Upaya Mencegah Timbulnya Kekerasan di Era Post-Truth Jonatan Dwiputra
SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual Vol. 11 No. 1 (2021): Edisi Tahun 2021, Volume 11 No. 1 Bulan Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Ebenhaezer Tanjung Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.386 KB) | DOI: 10.47154/scripta.v11i1.125

Abstract

Kehadiran berita hoax bukanlah menjadi hal yang baru tetapi sudah ada sejak dahulu kala bahkan dalam dunia Alkitab. hoax yang beredar di banyak media sosial pada masa ini telah menimbulkan keresahan tidak hanya bagi masyarakat melainkan juga bagi pemerintah. Berita hoax yang dimanipulasi sedemikian rupa sedikit banyak telah berpartisipasi dengan memantik timbulnya kekerasan di Republik ini. Kekerasan yang timbul akhir-akhir ini dapat dikatakan sebagai kekerasan yang irasional karena tidak berdasarkan fakta dan informasi yang benar. Emosi dan perasaan pengguna media sosial dimanipulasi sedemikian rupa sehingga menjadikan mereka tidak lagi memiliki nalar dan rasio yang kritis. Di sisi lain, hal ini membuktikan kebangkitkan dari era Post-Truth yang tidak hanya menjadi tantangan bagi Indonesia melainkan juga bagi dunia. Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi bersama untuk melawan dan mengantisipasi hoax dan munculnya kekerasan supaya tercipta kedamaian di Republik ini. Paradigma kritis dan literasi media harus menjadi agenda khusus yang harus terus menerus dibangun sebagai antisipasi terhadap kebangkitan era Post-Truth sekarang ini. The presence of hoax news is not something new but has existed since time immemorial, even in the world of the Bible. Hoax news circulating on social media at this time has caused unrest not only for the community but also for the government. Hoax news which is manipulated in such a way has participated in sparking violence in this Republic. The violence that has recently occurred can be said to be irrational violence because it is not based on facts and correct information.