This Author published in this journals
All Journal IKON
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI MANAJEMEN ISU HUMAS PT ANGKASA PURA 1 DALAM MENANGANI PEMBERITAAN NEGATIVE Riyan Adhi Nugroho; Achmad Mucharam
Ikon --Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 26 No 1 (2021): Vol. 26 No.1 April 2021 IKON
Publisher : Program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.861 KB)

Abstract

PT Angkasa Pura 1 sebagai organisasi yang bergerak di sektor publik, tentu diharapakan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh masyarakat. Pada bulan Oktober 2019, Bandar Udara YIA (Yogyakarta International Airport) sebagai salah satu bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura 1 sempat diberitakan kurangnya fasilitas parker dan fasilitas bandara bagi para difabel yang berada di Yogyakarta. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui langkah-langkah manajemen isu yang dilakukan oleh humas PT Angkasa Pura 1 dalam menangani pemberitaan negative terkait kurang ramahnya fasilitas bandara YIA (Yogyakarta International Airport) bagi para penyandang disabilitas. Untuk mengevaluasi strategi humas PT Angkasa Pura 1 dalam mengelola isu pemberitaan negative terkait kurang ramahnya fasilitas bandara YIA (Yogyakarta International Airport) bagi para penyandang disabilitas. Menggunakan konsep manajemen isu, humas, Difabel. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sifat penelitian deskriptif Teknik pengumpulan data primer wawancara dan observasi dan data sekunder studi Pustaka dan studi dokumentasi.hasil yang diperoleh Isu yang berkembang di masyarakat tentunya bisa dikendalikan oleh humas memonitor lingkungannya secara aktif. Humas Pirngadi menilai isu sebagai rumor yang terkadang melanggar hukum dan fakta. Ia akan merespon dan mengakui keberadaan isu tersebut apabila telah ada “konfirmasi”. Sepanjang tidak ada konfirmasi maka humasnya tidak akan merespon dan mengakui keberadaan isu tersebut.