Muhammad Ayusal Salam
Universitas Muhammadiyah Sorong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Pemasaran Dan Pola Distribusi Usaha Telur Ikan Terbang Di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan Muhammad Ayusal Salam
Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan Vol 1 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.516 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengidentifikasi pola distribusi telur ikan terbang di Kabupaten Takalar, (2) Menganalisis keuntungan dan margin pemasaran pada lembaga pemasaran telur ikan terbang, (3) Menganalisis dan mengidentifikasi masalah distribusi pada lembaga pemasaran telur ikan terbang. Penelitian ini dilaksanakan di desa Palalakan Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terstruktur dan mendalam terhadap sampel yang dipilih secara purposive sampling terhadap 43 responden yang terdiri dari 30 nelayan patorani, 10 Papalele, 2 pedagang pengumpul dan 1 eksportir dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif (rumus margin, keuntungan) serta analisis Fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pola distribusi usaha telur ikan terbang bersifat satu arah sesuai dengan rekan kerja dimana nelayan memasarkan ke papalele, papalele ke pedagang pengumpul dan pedagang pengumpul ke eksportir (2) Eksportir memiliki margin dan keuntungan lebih besar dibandingkan lembaga lain yaitu sebesar Rp.50.000 per kilogram, (3) Hasil analisis fishbone menunjukkan bahwa pola distribusi usaha telur ikan terbang menunjukkan bahwa nelayan patorani merupakan orang yang tidak memiliki keuntungan besar karena tidak memilki kekuasaan penuh dalam menentukan harga yang disebabkan oleh ketidak mampuan nelayan patorani dalam memodali usahanya sendiri sehingga membutuhkan pinjaman modal dari lembaga lain khususnya kepada papalele, sehingga perlu adanya perubahan pola distribusi dan keterlibatan pemerintah untuk membantu nelayan patorani sehingga mampu memiliki modal sendiri sehingga tidak bergantung pada lembaga usaha lain
Analisis Finansial Usaha Rumpon Pada Kelompok Usaha Bersama (Kub) Koral Minajaya Di Kota Sorong Papua Barat Muhammad Ayusal Salam
Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan Vol 1 No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.887 KB)

Abstract

Efforts to catch fish in large quantities require time and a large number of fishing gears as well as increasing fishing intensity. FADs is one method of fishing which aims to collect fish in a catchable area so that fishing can be done effecxtively and efficiently. This study aimed to analyze the FADs business run by Farmers and Fishermen Group Koral Minajaya Sorong City; to know the profit-sharing system and depositing dues or fees on group cash. This research was done with descriptive method which is based on case studies. The research resuxlts showed that investment cost is Rp.159.575.000; fixed cost is Rp. 162.075.000; variable cost is xRp. 156.370.000; and total cost is Rp. 318.545.000.  production value is Rp. 1.119.040; absolute profit is Rp. 800.495.000. benefit cost ratio average is 3,51; break even point average is Rp. 188.401.403;  and average payback period is 0.2 years (2 month). Results of the analysis indicated that the business FADs on KUB Koral Minajaya Sorong City was very profitable. Revenue sharing system was 70% for KUB Koral Minajaya and 30% for the company Joint of FADs on each fishing operations