M. Iksan Badarudin
Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Sorong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Ekologi dan Fisika Oseanografi Pulau Kecil (Studi Kasus: Pulau Grogos Kabupaten Seram Bagian Timur Provinsi Maluku) M. Iksan Badarudin; Ilham Marasabessy; Yadi Madoa
Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan Vol 2 No 1 (2020): JURNAL RISET PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.454 KB)

Abstract

Pulau Grogos merupakan salah satu pulau kecil yang berada di Kabupaten Seram Bagian Timur. Memiliki luas sebesar 11.457 ha atau sekitar 1.14 Km2. Penduduk umunya adalah masyarakat asli pesisir (islanders) pulau yang telah hidup menetap secara turun temurun di Pulau Grogos. Tujuan penelitian adalah melakukan identifikasi potensi ekologis dan fisika oseanografi Pulau Grogos dan mengetahui karakteristik Pulau Grogos untuk pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Seram Bagian Timur.Penelitian dilakukan pada bulan September sampai Oktober 2019, berlokasi di Pulau Grogos. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan survei terpadu potensi ekologis, potensi wilayah dan parameter oseanografi perairan pantai di bagian Utara dan Selatan Pulau Grogos. Menggunakan aplikasi GIS Geografis informasi system, dilakukan untuk memperoleh peta tematik (biofisik), peta tematik (oseaografi), dan peta tematik (ekologi).Pulau Grogos secara administratif masuk dalam batas wilayah Seram Bagian Timur dan secara fisiografi berada dalam kategori wilayah dataran rendah, berbentuk kepulauan. Sumber air tawar/air bersih diperoleh dari air dalam tanah dimanfaatkan untuk minum dan aktifitas lainnya yang keberadaannya dibuat dalam bentuk sumur kecil (parigi). Memiliki perairan yang dangkal, arus stabil dengan variasi gelombang sesuai pergantian musim alami. Sebagian sebesar masyarakat Pulau Grogos mengandalkan sumberdaya pesisir dan laut untuk mempertahankan kelangsungan hidup dengan segala keterbatasan akses. Umumnya masyarakat berkerja sebagai nelayan kecil perikanan tangkap dan sebagian berkerja sebagai petani kebun (pohon kelapa).
Identifikasi Potensi Ekologi Pulau Kecil Berdasarkan Aspek Geofisik (Studi Kasus: Pulau Sakanun Kabupaten Sorong) Ilham Marasabessy; M. Iksan Badarudin; Gadiel Sarwa; Ferdinanda Iek
Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan Vol 2 No 1 (2020): JURNAL RISET PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.267 KB)

Abstract

Pulau Sakanun merupakan salah satu pulau kecil diantara beberapa gugusan pulau kecil lain di Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong. Memiliki luas 1.86 ha atau sekitar 0.018 Km2. Secara administratif Pulau Sakanun berada dalam batas wilayah Kampung Jeflio dengan jarak tempuh 570 meter.Kajian ekologi Pulau Sakanun dilakukan pada bulan November 2019, pengamatan ekologi dan pengukuran parameter fisika oseanografi dilakukan secara insitu menggunakan perahu pada perairan pantai dan lepas pantai di sekitar pulau. Analisis spasial menggunakan citra satelit Landsat 8, global mapper, surfer dan arcgis imageri 2020, dilakukan untuk mendapatkan  kontur geografi, topografi dan batimetri Pulau Sakanun.Kawasan pantai berpasir di Pulau Sakanun mengalami perubahan selama 20 tahun. Kategori pulau sangat kecil, rentan terhadap perubahan internal maupun eksternal, tidak memiliki air permukaan dan elevasi rendah < 2 mdpl. Termasuk kategori perairan dangkal mengalami perubahan kedalaman sesuai topografi dasar laut. Parameter fisika oseanografi pada masing-masing ekosistem antara lain suhu 30 – 33oC, salinitas 27 – 29 ppt, kecerahan perairan antara 69 – 100% dan kecepatan arus 0.06 – 0.8 m/det.     Â