Hesti Novianti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN KEJADIAN POSTURAL KIFOSIS (POSTUR MEMBUNGKUK) PADA PEKERJA BURUH GENDONG WANITA DI LOS TENGAH PASAR JOHAR SEMARANG Hesti Novianti
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 3, No 1 (2015): JANUARI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.347 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v3i1.11446

Abstract

Kejadian Postural Kifosis (postur bungkuk) adalah suatu kelainan pada tulang belakang dengan tulang punggung melengkung ke depan lebih dari 40 derajat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis beban kerja dengan kejadian postural kifosis (postur membungkuk) pada pekerja buruh gendong wanita di Los Tengah Pasar Johar Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional, pengambilan sampel sebanyak 34 orang menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan responden termasuk mengalami beban kerja berat (67,6%), postur tubuh bungkuk (postural kifosis) (73,5%), waktu kerja tidak sesuai prosedur (85,3%), masa kerja > 10 tahun (61,8%), posisi kerja bungkuk (76,5%), usia produktif (73,5%), kepadatan tulang normal (55,9%), frekuensi angkut ringan (52,9%). Hasil Analisis uji statistik Chi-square menunjukkan ada hubungan beban kerja dengan postural kifosis (p=0,0001), ada hubungan waktu kerja dengan postural kifosis (p=0,003), ada hubungan posisi kerja membungkuk dengan postural kifosis (p=0,008), ada hubungan frekuensi angkut dengan postural kifosis (p=0,012), ada hubungan masa kerja dengan postural kifosis (p=0,0001) ,ada hubungan usia pekerjaan dengan postural kifosis (p=0,001), ada hubungan kepadatan tulang dengan postural kifosis (p=0,008). Pekerja buruh gendong sebaiknya melakukan peregangan sewaktu jeda bekerja maupun memulai bekerja.