Ibnu Widiyanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN JASA PENERBANGAN (STUDI KASUS PADA JASA PENERBANGAN GARUDA INDONESIA SEMARANG - JAKARTA) Estie Kusuma Wardhani; Ibnu Widiyanto
JURNAL STUDI MANAJEMEN ORGANISASI Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.303 KB) | DOI: 10.14710/jsmo.v3i1.4181

Abstract

ABSTRAK Ditengah persaingan antar maskapai penerbangan, Garuda Indonesia sebagai perusahaan penerbangan terlama di Indonesia masih stabil dalam  memberikan pelayanan jasa angkutan udara yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan jasa, terutama melalui sisi peforma pelayanannya. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sampai sejauh mana kesesuaian antara tingkat kepentingan atribut - atribut kualitas pelayanan (service quality) menurut konsumen jasa penerbangan Garuda Indonesia dengan kinerja yang telah dilakukan oleh PT. Garuda Indonesia. Kinerja yang dianggap baik berarti memuaskan. Analisis data yang digunakan adalah Importance and Performance Analysis (IPA). Data diperoleh melalui survei kepada 100 konsumen jasa penerbangan Garuda Indonesia rute Semarang – Jakarta dengan alat bantu kuesioner dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian ini terbagi atas empat bagian : kuadran I menjadi prioritas utama Garuda Indonesia dan harus dilaksanakan sesuai dengan harapan konsumen, karena konsumen belum puas dengan kinerja Garuda Indonesia, yaitu : pesawat memiliki peralatan yang menggunakan teknologi mutakhir, memberitahukan jadwal penerbangan akan dilakukan, karyawan memberikan rasa aman dalam memberikan pelayanan kepada penumpang, karyawan siap setiap saat untuk melayani penumpang, karyawan mampu memberikan kepercayaan kepada penumpang, karyawan memahami dan memperhatikan  kepentingan penumpang, karyawan sabar dan penuh pengertian dalam menangani penumpang, karyawan memberikan tempat yang nyaman, aman dan representatif. Kuadran II memiliki atribut-atribut yang perlu dipertahankan pelaksanaannya oleh Garuda Indonesia ,karena sudah sesuai dengan harapan konsumen, yaitu : karyawan memberikan sambutan yang baik kepada penumpang, waktu pelayanannya sesuai dengan jadwal yang diinformasikan kepada penumpang, pelayanan yang diberikan dapat dipercaya, menyimpan data yang akurat dan benar, karyawan selalu bersikap ramah kepada penumpang, karyawan memiliki pengetahuan yang cukup, karyawan tanggap terhadap kepentingan penumpang. Kuadran III berarti atribut – atribut dinilai kurang penting oleh konsumen namun konsumen cukup puas dengan kinerja Garuda Indonesia, dan peningkatannya perlu dipertimbangkan, yaitu : karyawan yang bersikap simpatik dalam menghadapi penumpang yang bermasalah, memberikan layanan yang cepat dan nyaman, karyawan mau membantu masalah yang dihadapi  penumpang, karyawan siap merespon permintaan penumpang. Kuadran IV berarti atribut-atribut yang pelaksanannya dilakukan dengan sangat baik oleh Garuda Indonesia, namun dinilai kurang penting oleh konsumen, sehingga terkesan belebihan, yaitu : karyawan yang profesional, berpenampilan rapi dan menarik, pesawat memiliki fasilitas yang menarik, penumpang merasa aman selama menggunakan jasa penerbangan. Berdasarkan dari hasil analisis yang dilakukan, agar kepuasan konsumen jasa penerbangan Garuda Indonesia perlu dijaga. Hal ini harus dilakukan Garuda Indonesia untuk meningkatkan daya beli konsumen, memperluas pangsa pasar, dan mempertahankan konsumen untuk tidak beralih pada maskapai penerbangan lain. Kata Kunci : kepuasan konsumen; atribut; kinerja
PENGARUH DISKUALITAS PELAYANAN TERHADAP NEGATIVE WORD OF MOUTH (WOM) DENGAN KETIDAKPUASAN PASIEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Puskesmas Ngesrep Di Kota Semarang) Donni Renaldy Suratman; Ibnu Widiyanto
JURNAL STUDI MANAJEMEN ORGANISASI Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.667 KB) | DOI: 10.14710/jsmo.v13i1.13412

Abstract

This research was motivated by a lot of medical patient complaints after visiting toPuskesmas Ngesrep in form of critics and suggestions. It indicates there areunsatisfactory feelings after their visit to Puskesmas Ngesrep that could be because ofdisquality services from the management. This research is aiming to analyze the effect ofdisquality service medic and non-medic toward patient disatisfaction and negative WOM.This research using descriptive and quantitative for data analyze. The samples for thisresearch are 400 patients that visited Puskesmas Nngesrep. Data was collected usingquestionnaires which tested the validity and reliability. The data was analyzed usingmultiple regression.The result of descriptive analysis shown that disquality service medic, disquality servicesnon-medic, patient’s disatisfaction, and negative WOM Puskesmas Ngesrep classified aslow. Statistical tests shown patient’s disatisfaction variable is affecting positively towardnegatif WOM variable (hypothesis 1 is accepted), disquality service medic variable isaffecting positively toward patient’s disatisfaction (hypothesis 2 is accepted), disqualityservices medic variable is affecting positively toward negatif WOM (hypothesis 3 isaccepted), disquality service non-medic is affecting positively toward disatisfactionpatient’s (hypothesis 4 is accepted), and disquality services non-medic variable isaffecting positively toward intention to negative WOM (hypothesis 5 is accepted).Keywords: disquality service medic, disquality service non-medic, patient’sdisatisfaction, negative WOM.