Proses pembelajaran berdasarkan tuntutan kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik, dalam pendekatan saintifik siswa diharapkan memiliki berbagai keterampilan salah satunya keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk dilatih selama pembelajaran dikelas, karena siswa dengan kemampuan berpikir yang baik memberi dampak pada kemampuannya dalam merencanakan strategi dan taktik untuk meraih kesuksesan di abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai profil keterampilan berpikir kritis siswa SMA Batik 2 Surakarta pada materi fluida dinamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data mengenai ketercapaian keterampilan berpikir kritis dengan memberikan instrumen soal berbentuk uraian, yang diadobsi dari soal-soal Ujian Nasional (UN) sebanyak 4 item. Penyebaran instrumen diberikan di kelas XI MIA sebanyak 99 siswa. Berdasarkan hasil analisis data, keterampilan berpikir kritis siswa pada indikator Focus (23%), Reason (22%), Inference (15%), Situation (16%), Clarity (14%), and Overview (10%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa di SMA Batik 2 Surakarta masih tergolong rendah.