Bambang Cahyono Wiweko
SMK Negeri I Cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN PEMBELAJARAN SENAM LANTAI Bambang Cahyono Wiweko
Journal of Physical Education and Sport Science Vol 2 No 3 (2020): Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.487 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kota Cirebon dengan subyek penelitian seluruh peserta didik kelas XI TKR 1 berjumlah 36 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa penggunaan model teams games tournaments dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran senam lantai loncat kangkang kelas XI TKR 1 SMK Negeri 1 Kota Cirebon. Berdasarkan data hasil angket yang diberikan kepada peserta didik pada akhir siklus I didapatkan rata-rata keaktifan peserta didik sebesar 77,34%. Rata-rata keaktifan peserta didik memiliki kriteria yang tinggi. Sedangkan pada siklus II rata-rata keaktifan peserta didik meningkat menjadi 80,75% dan memiliki kriteria keaktifan yang tinggi. Terjadi peningkatan rata-rata keaktifan dari siklus I ke siklus II sebesar 3,41%. Hasil observasi keaktifan peserta didik dalam pembelajaran PKn pada siklus I pertemuan pertama prosentase keaktifan peserta didik dengan kriteria baik sebesar 75% yaitu 24 peserta didik memiliki kriteria keaktifan yang baik dan 8 peserta didik memiliki keaktifan yang cukup dengan jumlah skor 982 dan pada pertemuan kedua prosentase keaktifan peserta didik dengan kriteria baik sebesar 81,25% yaitu 26 peserta didik memiliki kriteria keaktifan yang baik dan 6 peserta didik memiliki kriteria keaktifan yang cukup dengan jumlah skor 1000. Pada siklus II prosentase keaktifan peserta didik dengan kriteria baik sebesar 87,5% yaitu sebanyak 28 peserta didik memiliki kriteria keaktifan yang baik dan 4 peserta didik mempunyai kriteria keaktifan yang cukup dengan skor 1089.
IMPLEMENTASI MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN PEMBELAJARAN SENAM LANTAI Bambang Cahyono Wiweko
Journal of Physical Education and Sport Science Vol 2 No 3 (2020): Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kota Cirebon dengan subyek penelitian seluruh peserta didik kelas XI TKR 1 berjumlah 36 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa penggunaan model teams games tournaments dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran senam lantai loncat kangkang kelas XI TKR 1 SMK Negeri 1 Kota Cirebon. Berdasarkan data hasil angket yang diberikan kepada peserta didik pada akhir siklus I didapatkan rata-rata keaktifan peserta didik sebesar 77,34%. Rata-rata keaktifan peserta didik memiliki kriteria yang tinggi. Sedangkan pada siklus II rata-rata keaktifan peserta didik meningkat menjadi 80,75% dan memiliki kriteria keaktifan yang tinggi. Terjadi peningkatan rata-rata keaktifan dari siklus I ke siklus II sebesar 3,41%. Hasil observasi keaktifan peserta didik dalam pembelajaran PKn pada siklus I pertemuan pertama prosentase keaktifan peserta didik dengan kriteria baik sebesar 75% yaitu 24 peserta didik memiliki kriteria keaktifan yang baik dan 8 peserta didik memiliki keaktifan yang cukup dengan jumlah skor 982 dan pada pertemuan kedua prosentase keaktifan peserta didik dengan kriteria baik sebesar 81,25% yaitu 26 peserta didik memiliki kriteria keaktifan yang baik dan 6 peserta didik memiliki kriteria keaktifan yang cukup dengan jumlah skor 1000. Pada siklus II prosentase keaktifan peserta didik dengan kriteria baik sebesar 87,5% yaitu sebanyak 28 peserta didik memiliki kriteria keaktifan yang baik dan 4 peserta didik mempunyai kriteria keaktifan yang cukup dengan skor 1089.