Riduan Sabran
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Modal dasar menjadi kepala sekolah Riduan Sabran; Erni Susilawati
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.508 KB) | DOI: 10.33654/jpl.v13i1.349

Abstract

Pendidikan merupakan persoalan setrategis bagi suatu bangsa. Pendidikan yang berkualitas bukan hanya penting bagi upaya melahirkan individu dan masyarakat terpelajar, akan tetapi juga menjadi bekal utama sebagai persiapan memasuki kompetisi global. Agar bisa memenangkan persaingan global dalam pendidikan, maka pendidikan di Indonesia harus diberdayakan secara optimal dan secepat mungkin serta terus dikembangkan semangat kemitraan dengan stakeholders. Tujuan pendidikan akan tercapai bila kondisi sekolah yang kondusif sehingga aktifitas belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar maka yang terpenting adalah kemampuan kepala sekolah sangat diperlukan dalam mengelola dan menciptakan iklim sekolah yang kondusif. Untuk menentukan kualitas pendidikan antara lain diperlukan majemen sekolah yang berkualitas. Kepala sekolah sebagai pemegang manajemen sekolah, maka ia harus memiliki kemampuan dasar seperti manajerial, yakni sosok kepala sekolah yang memperhatikan manajemen sumber daya manusia lambat laun akan menciptakan dirinya berdaya dalam mengelola sebuah sekolah menuju harapan sebuah pihak, integritas kepala sekolah yang tinggi, serta kemampuan dalam menciptakan iklim organisasi.
Perbedaan individual salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam proses belajar mengajar Riduan Sabran
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11 No 2
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.824 KB) | DOI: 10.33654/jpl.v11i2.416

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu bentuk realisasi atau perwujudan cita-cita bangsa yang dirumuskan di dalam pandangan hidup suatu bangsa. Untuk memahami pendidikan secara mendalam, banyak faktor perlu dipahami, antara lain meliputi faktor-faktor: cita-cita, anak didik, pendidik, alat dan lingkungan. Khusus faktor anak didik individual differences adalah salah satu faktor yang sering luput dari perhatian pendidik. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan untuk mengetahui sebab-sebab individual differences perlu mendapat perhatian dalam proses mengajar belajar. Hal ini terlihat dengan penanganan tiap anak yang berbeda-beda dan untuk memenuhi prinsip individual ini ada beberapa cara yaitu: pengajaran indivdual, tugas tambahan, pengajaran proyek, dan pengelompokan menurut kesanggupan murid. Untuk itu setiap guru/pengajar dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dibidang cara/metode mengajar, agar mutu pendidikan dapat ditingkatkan.