Maria lupita Nena Meo
Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Sam Ratulangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Parents' Experiences of Caring for Children with Cancer in the Early Diagnosis Phase: A Qualitative Study Susi Roida Simanjuntak; Maria Lupita Nena Meo; Christha Zenithy Tamburian
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i2.1527

Abstract

Background: Childhood cancer is a traumatic experience that significantly affects parents' lives, particularly during the early diagnosis phase, when parents must adapt to complex medical information, invasive procedures, and profound uncertainty within a short period of time. Studies exploring parents' experiences during this critical phase, particularly within the cultural context of North Sulawesi, remain very limited. Objective: This study aimed to explore parents' experiences in caring for children with cancer during the early diagnosis phase in North Sulawesi. Methods: This study used a qualitative descriptive design. Twelve mothers of children diagnosed with cancer were recruited through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using content analysis. Results: Three main themes emerged from the data: (1) Health Service Navigation, describing mothers' health-seeking behaviors, including the use of alternative therapies, utilization of health services, and circular treatment-seeking patterns; (2) Dynamics of Psychological Response, encompassing feelings of helplessness, negative emotions, self-blame, and anticipation of the possible diagnosis; and (3) Challenges, including difficulty understanding medical information, caregiving burden, and social stigma. Conclusion: The early diagnosis phase represents a psychologically demanding period for mothers of children with cancer, marked by uncertainty, emotional distress, and multidimensional caregiving burdens. These findings highlight the urgent need for early psychosocial support, health education, and culturally sensitive interventions from healthcare professionals to assist parents from the point of diagnosis onward, particularly in the North Sulawesi context.
Kajian Terhadap Pengalaman dan Keterampilan Perawat dalam Perawatan Pasien Kemoterapi: A Study of the Experience and Skills of Nurses in Chemotherapy Patient Care Adriani Natalia; Maria lupita Nena Meo; Alfred Setiono
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.341 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.1957

Abstract

Latar Belakang: Perawat sebagai salah satu tim pemberi pelayanan kesehatan pada pasien kemoterapi diharapkan dapat memberikan pelayanan secara holistik. Pelayanan yang diberikan bukan hanya kepada pasien namun juga kepada keluarga pasien yang mendampingi pasien yang menjalani kemoterapi. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman dan mengetahui keterampilan perawat yang melakukan perawatan terhadap pasien kanker yang mendapatkan kemoterapi. Metode: Desain penelitian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan melibatkan 6 partisipan yaitu perawat yang bekerja di ruang kemoterapi RS. Wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara semiterbuka digunakan untuk mendapatkan data yang diperlukan untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil: Penelitian menunjukkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh perawat dalam memberikan pelayanan terhadap pasien kemoterapi antara lain komunikasi terapeutik dan keterampilan dalam melakukan pemasangan infus. Fasilitas yang perlu mendapatkan perhatian dari pihak rumah sakit adalah penambahan tempat tidur dan perbaikan sirkulasi dan pengaturan suhu ruangan di ruang kemoterapi. Kesimpulan: Resiko yang dihadapi dapat berupa respon fisik seperti mudah lelah, kulit kering dan rambut rontok sedangkan respon psikologis yang dialami berupa kecemasan terhadap resiko kanker yang dapat diderita oleh karena terpapar dengan obat-obat yang berbahaya.