Al Hafid Ibnu Qayyim
Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Praktik Promosi Produk KPR Syari’ah (Studi Kasus Brisyariah Kcp Samarinda Sebrang) Al Hafid Ibnu Qayyim
Jurnal Ekonomika : Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.094 KB) | DOI: 10.24903/je.v5i1.218

Abstract

Penelitian ini berfokus  pada sarana promosi produk KPR Sejahtera Bank BRISyariah KCP Samarinda Sebrang, yang menyatakan bahwa sarana promosi advertising dan personall selling merupakan sarana promosi yang sering dipergunakan dalam mempromosikan produk KPR Sejahtera. Sedangkan sarana promosi yang lainnya yaitu sales promotion dan publisitas kurang dalam penerapannya. Praktik promosi produk KPR Sejahtera yang diterapkan di Bank BRISyariah sendiri dari segi etika promosi sudah sesuai, yaitu dengantetap berada dalam ketentuan-ketentuan Al-Qur’an dimana promosi yang dilakukan tidak menyimpang dari etika promosi syariah seperti tidak mudah mengobral sumpah dalam beriklan, jujur terbuka dan tidak menyembunyikan cacat barang dagangan, menghindari berpromosi palsu dan berusaha menjaga agar selalu memenuhi akad dan janji serta kesepakatan-kesepakatan diantara dua belah pihak (penjual dan pembeli).
HUKUM JUAL BELI ONLINE DENGAN SISTEM DROPSHIP MENURUT SYARIAH Al Hafid Ibnu Qayyim; Eko Kurniawanto
Jurnal Ekonomika : Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 7 No. 2 (2018): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.981 KB) | DOI: 10.24903/je.v7i2.446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hukum jual beli online dengan sistem dropship serta prosedural jual beli menurut tinjauan hukum syar’i (Islam). Untuk menganalisa obyek penelitian tersebut, maka peneliti akan menggunakan metode dokumentasi (pengumpulan data) yang akan dideskripsikan secara kualitatif, yakni berusaha memaparkan atau menyajikan data dan informasi secara mendalam dan utuh, kemudian dianalisis dengan pendekatan Ilmu Fiqih jual beli dalam Islam sesuai Qur’an dan Hadist.Hasil analisis menetapkan bahwa hukumnya jual beli online dengan cara dropship adalah mubah selama memenuhi kriteria saling ridha dan tidak ada tipu-tipu di dalamnya.
HUKUM JUAL BELI ANGSURAN (KREDIT) MENURUT SYARIAH AL HAFID IBNU QAYYIM; RUJIANSYAH RUJIANSYAH
Jurnal Ekonomika : Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 8 No. 1 (2019): March
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.859 KB) | DOI: 10.24903/je.v8i1.758

Abstract

The purpose of this study is to find out firsthand how the procedure of buying and selling installments (credit) and how the law according to sharia                   In order to encourage the development of Islamic economics, finance and Islamic banking nationally, efforts are needed to examine and expand scholarship related to buying and selling installments (credit) in accordance with sharia, for the convenience and security of the wider community, especially Muslims in buying and selling the installment system (credit) , so that Muslims do not hesitate and are afraid of falling into usury and the certainty of the law of buying and selling installments (credit) in Islamic sharia.                   The results of this study turned out to be buying and selling installments (credit) that may be according to sharia as long as there is no tyranny in it, there is no element of usury, and is done on a voluntary basis. 
STUDI ANALISIS HADIS TENTANG LOMBA MEMASAK: Takhrij dan Fiqh Hadits Al Hafid Ibnu Qayyim
Jurnal Ekonomika : Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 9 No. 2 (2020): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v9i2.985

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Studi Analisis Hadis tentang Lomba Memasak. Metode analisis dengan menggunakan pendekatan Content Analisys, yaitu metode penelitian yang ditujukan untuk menjelaskan suatu masalah yang bersifat teoritik secara filosofis dan normatif berdasarkan isi atau materi yang terdapat dalam berbagai literatur atau teks, dan juga menggunakan metode takhrij hadis, yaitu dengan cara meneliti kasahihan sanad dan matan hadis, serta metode fikih, yaitu dengan cara meneliti hadis yang bertujuan untuk menghasilkan istinbath hukum. Analisis yang digunakan dengan memuat sejumlah kegiatan seperti mengurai, membedakan, memilah sesuatu untuk digolongkan dan dikelompokkan kembali menurut kriteria tertentu kemudian dicari kaitannya dan ditafsir maknanya. Penelitian ini akan membahas tentang konsep lomba memasak yaitu sebuah kegiatan olah raga yang merupakan ketangkasan beberapa pihak dalam mengolah (membuat) berbagai macam penganan, lauk-pauk, dsb dan cara (aturan hal) memasak berbagai macam penganan, lauk-pauk, dsb. Dan diharapkan makanan yang dimasak adalah makanan yang halal dan baik memberikan nutrisi yang baik bagi tubuh dan untuk perkembangan otak. Dan juga merupakan kegiatan menyiapkan makanan untuk dimakan dengan cara memanaskan pada bahan makanan agar bahan makanan tersebut bisa dikonsumsi. Di mana memasak itu sendiri terdiri dari berbagai macam metode, teknik peralatan, dan kombinasi bumbu dapur untuk mengatur rasa memudahkan makanan untuk dicerna dan mengubah makanan dari segi warna, rupa, rasa, tekstur, penampilan dan nilai nutrisi. Dalam hal lomba memasak, terdapat dua pihak yang ikut dalam perlombaan berarti dua pihak ingin mengalahkan pihak yang lain. Namun pemahaman titik tekan atas pelarangan Nabi tersebut bukanlah pada memakan makanan yang telah diperlombakan, namun lebih disebabkan adanya unsur kebanggaan diri pada dua orang yang saling berlomba. Pelarangan tersebut dikarenakan adanya unsur pamer atau ingin dipuji orang lain. Sehingga kegiatan yang sebenarnya berawal mempunyai muatan positif justru dapat menimbulkan perbuatan yang negatif atau kesombongan diri. Pandangan ulama terhadap kegiatan lomba memasak pada dasarnya tidak adanya pelarangan manakala adanya unsur motivasi yang baik. Namun pelarangan diberlakukan manakala terdapat unsur yang tidak baik seperti sikap riya’ dan kesombongan diri jika hal ini dilakukan. Kata kunci: lomba, memasak, hadis, sombong, riya’.